Jakarta, Gontornews — Pertemuan Alumni International Islamic University Malaya di Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (22/6) menetapkan proses pemilihan ketua alumni IIUM di Indonesia. Dalam pertemuan hangat tersebut, ketua Ilmuna (Ikatan Alumni IIUM Indonesia), Ali Sakti meminta kepada para peserta halal bihalal untuk memilih ketua alumni IIUM yang baru.
“Sesuai amanah Ali Sakti (ketua alumni IIUM), kami akan membentuk panitia kecil untuk menyelenggarakan pemilihan ketua alumni IIUM yang baru. Pak Ali merasa bahwa masa jabatannya telah memasuki masa akhir. Mohon doanya,” kata salah satu anggota Ilmuna, Nurrizal Ismail kepada Gontornews.
Dalam halal bihalal tersebut, ada pula sesi diskusi seputar isu-isu yang hangat di masyarakat seperti isu politik, ekonomi, psikologi, saintek dan hukum. Hadir sebagai pembicara, peneliti Insists, Dr Syamsuddin Arif, Galby Rifqi Samhudi, Firza Rizqi Putra, Dr Amy Mardhatillah, Dr Winda Astuti dan Andini Rachmawati.
Sementara itu, Ketua Ilmuna periode 2016-2019, Ali Sakti mengamini masukan tersebut dan menanggapi bahwa pertemuan silaturahmi dan halal bi halal tersebut bertujuan untuk membentuk kepengurusan baru.
“Salah satu pembicaraan silaturahim alumni tadi adalah disetujuinya pembentukan panitia kecil sebagai bagian dari prosesi pergantian ketua Ilmuna serta pertanggungjawaban kepengurusan kami,” kata Ali Sakti.
Selain penyegaran pengurus, pengurus baru Ilmuna selanjutnya diharapkan dapat memperbaiki pelayanan bagi alumni IIUM di tahun-tahun mendatang.
Terkait proses pemilihan, para peserta silaturahim mengajukan mekanisme Syuro ketimbang demokrasi dengan voting apalagi situng.
“Ya sudah. Kita tidak perlu real count ataupun quick count Maka langsung saja, kita lakukan pemilihan ketua Ilmuna yang baru dengan mekanisme syura,” pungkas salah satu alumni. [Mohamad Deny Irawan]





















