pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 12 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Mengukuhkan Manajemen Pesantren

Oleh Muhammad Irfanudin Kurniawan, Dosen Universitas Darunnajah Jakarta

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
18 November 2024
in Kolom
0
Mengukuhkan Manajemen Pesantren

Setelah membaca artikel “Tuan di Rumah Sendiri” tulisan Ahmadie Thaha, wartawan senior harian Republika yang saat versi cetaknya masih terbit banyak mengisi kolom opini di koran ternama nasional itu, timbul pertanyaan bagaimana caranya?

Pertanyaan “How to” ini penting sebagai sebuah jembatan yang menghubungkan pemikiran abstrak dengan tindakan nyata. Setelah merenung sesaat, jawabnya adalah Manajemen Pesantren.

Ahmadi menyarikan apa yang disampaikan oleh Menteri Agama yang baru dilantik yaitu Prof Dr KH Nasaruddin Umar yang sebelum menduduki amanah sebagai menteri merupakan  imam besar Masjid Istiqlal Jakarta. Dalam pidatonya, sang menteri menegaskan bahwa pesantren, sebagai lembaga pendidikan tertua di Nusantara, adalah benteng peradaban yang mengintegrasikan ilmu agama dan umum dalam satu nafas spiritual.

Sejak era sebelum kolonial, pesantren sudah berfungsi sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan transformasi masyarakat. Namun, dalam perjalanannya, pesantren sering dianggap sebagai alternatif pendidikan yang berada di bawah bayang-bayang standar “formal” Barat. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pesantren untuk mengelola diri dengan baik, mempertahankan jati dirinya, serta tetap menjadi lembaga yang adaptif dan relevan di era modern.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Salah satu upaya dalam mewujudkan hal tersebut adalah membangun kesadaran tentang manajemen pesantren, membangun sistem yang hidup dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap jenjang manajerial. Ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa sistem pendidikan ini tetap setia pada akar tradisinya sambil merespons tantangan zaman.

Dalam hal ini, manajemen pesantren tidak hanya sekadar menyusun struktur dan kebijakan, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan berlandaskan nilai-nilai Islam, adab, dan akhlak mulia. Tugas manajerial di pesantren adalah ibadah, dan setiap keputusan harus dilandasi oleh niat yang lurus dan tujuan kemaslahatan umat.

Sampai detik ini dan yang akan datang. Pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai keislaman. Ini tidak lepas dari prinsip menjaga nilai dan terus berusaha menuju kesempurnaan atau dalam moto pesantren sering diucapkan “المحافظة على القيم والتغيير إلى الكمال”.

Namun, untuk mewujudkannya, pesantren harus mengelola sumberdaya dengan baik, mulai dari kurikulum hingga pengelolaan keuangan, serta membangun jejaring dengan berbagai pihak. Di sinilah spirit yang ingin dibangun oleh Ahmadie Thaha, pesantren harus berani menjadi “tuan di rumah sendiri,” mengambil posisi strategis dalam peta pendidikan nasional dengan menonjolkan keunikan dan keunggulan sistem pendidikannya.

Manajemen di pesantren harus berpijak pada prinsip bahwa ilmu adalah amanah Allah SWT. Oleh karena itu, pendekatan dalam mengelola pesantren tidak boleh sepenuhnya disamakan dengan lembaga pendidikan lainnya. Fokus utama adalah menumbuhkan keikhlasan dan keberkahan dalam setiap aktivitas pendidikan. Al-Qur’an, sebagai Kalamullah, harus menjadi sumber inspirasi dalam menyusun kebijakan dan mengarahkan santri untuk memahami ajaran agama secara mendalam, bukan sekadar hafalan dan teks tertulis.

Pendekatan spiritualitas dalam manajemen juga berarti setiap pemimpin dan guru di pesantren berperan sebagai mursyid, yang memberikan bimbingan tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter. Hal ini melibatkan pendekatan personal dan pengawasan yang ketat, serta dialog antara guru dan santri yang melampaui batasan kurikulum formal.

Oleh sebab itu, dalam upaya menjaga kualitas pendidikan pesantren, pendekatan yang diterapkan tidak boleh mengorbankan nilai-nilai spiritualitas yang menjadi inti pesantren. Penjaminan mutu di pesantren harus didasarkan pada nilai-nilai Islam, berbeda dengan standar pendidikan umum yang bersifat pragmatis dan rasional. Hal ini mengharuskan pesantren untuk membangun sistem kendali mutu yang berbasis pada karakteristik khas pesantren, dengan tetap memperhatikan relevansi dengan tuntutan dunia modern.

Pemerintah telah berupaya membentuk Direktorat Jenderal Pesantren sebagai lembaga yang mengayomi pesantren di seluruh Indonesia. Ini adalah langkah strategis yang diharapkan dapat memberikan perlindungan dan penguatan terhadap pesantren. Namun, lebih dari itu, penguatan keilmuan manajemen terkhusus manajemen pesantren menjadi salah satu kebutuhan yang mendesak.

Oleh seba itu, selain membentuk Direktorat Jenderal Pesantren, pemerintah juga perlu mengeluarkan regulasi, izin pembukaan program studi “Manajemen Pesantren” yang berorientasi mencetak para manajer handal bidang pesantren sebagai salah satu upaya menjadi tuan di rumah sendiri.

Program studi ini bisa menjadi upaya strategis membangun SDM unggul serta menjadi jembatan mengantarkan pesantren ke dunia internasional. Beberapa pesantren seperti Gontor dan Darunnajah telah terbukti mampu mengintegrasikan nilai-nilainya dengan wawasan global. Sehingga menjadi tempat studi banding komunitas-komunitas Muslim dunia.

Di akhir, perlu menjadi pegangan bersama, bahwa Manajemen Pesantren yang baik adalah manajemen yang mampu menyeimbangkan antara nilai-nilai Islam dan inovasi modern, yang bertumpu pada keikhlasan, akhlak, dan semangat membangun peradaban. Dengan demikian, pesantren dapat benar-benar menjadi “tuan di rumah sendiri” dan kembali menjadi arus utama pendidikan di Indonesia bahkan dunia.

Semoga artikel ini menginspirasi pengelola pesantren di seluruh Nusantara untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam membangun generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlak mulia. Salam. []

Tags: ManajemenPendidikan IslamPesantren
Share45Tweet28Send
Previous Post

Kekuatan Sedekah: Gugurkan Bencana, Murka, dan Musibah

Next Post

Dukung BPJPH, Halal Center GIM Gelar Pelatihan & Rekrutmen P3H

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

0

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

0
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

0
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

0
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

0
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

12 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

11 September 2026
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result