Depok, Gontornews — Hidup itu kelelahan. Orang yang tidak lelah dalam kebaikan pasti akan lelah dalam ketidakbaikan. Maka ada yang mengatakan, kerja itu lelah tetapi tidak bekerja itu lebih melelahkan. Karena lelahnya jadi biologis dan psikologis.
Ustadz Dedi Hariadi Hidayat Lc, dai muda lulusan Universitas Al-Azhar Kairo Mesir kepada Gontornews.com mengatakan, βIbadah itu seni kesabaran, ibadah merupakan kisah dan cerita kesabaran.β Karena ibadah menggabungkan dua seni kesabaran, lanjutnya, pertama sabar atas amalan ibadah, kedua kesabaran menahan rasa sakit, tidak enak, juga sulit dalam melaksanakan ibadah itu.
Hal ini sebagaimana setiap hari kita menahan kesabaran dalam beribadah kepada Allah SWT. Mulai dari awal masa baligh hingga kita mati, kita harus siap untuk bersabar menjalankan semua perintah Allah. Karena hakikat beragama adalah kelelahan dan memaksakan diri dalam ketaatan.
Maka kesimpulan kita, tambah Ustadz Dedi yang kini menjadi pembina beberapa majelis taβlim,Β ibadah itu melelahkan karena hakikat beribadah ini adalah kelelahan. Maka yang tidak mau lelah, pasti tidak sempurna dalam beribadah. Seperti melaksanakan shalat lima waktu di tengah kesibukan, berpuasa, berzakat, berhaji, dan lainnya.
Di antara syarat nikmat ibadah yaitu mencintai Allah SWT dan ridha dengan segala perintah-Nya. βKarena ridha di sini menikmati,β tekan sang ustadz. Sedangkan cara agar bisa mencintai Allah, sambung Ustadz Dedi yakni dengan maβrifatullah atau mengenali siapa pencipta kita, lewat ilmu tauhid yang mempelajari tentang beragam sifat dan asma Allah.
Rumusnya seperti ini, pertama maβrifah (mengenal), kedua mahabbah (mencintai), baru ketiga saβadah (bahagia/nikmat). Artinya setelah kita mengenal dan mencintai Allah, maka yang ada kita akan bahagia serta nikmat dalam menjalani semua perintah-Nya.
Sebab perintah itu penjamin kebahagiaan dan larangan itu adalah perlindungan dari keburukan. βItulah bukti kasih sayang Allah,β pungkas ustadz berkacamata tersebut dalam sebuah seminar online bertajuk, Menikmati Lelahnya Ibadah yang diselenggarakan oleh Khalifah Tour. [Edithya Miranti]






















