pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 12 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Menjaga Sikap Optimisme dalam Berkeluarga

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
19 March 2019
in Kolom
0
Menjaga Sikap Optimisme dalam Berkeluarga

Sikap Optimis.

Oleh: Ustadz Cecep Sobar Rochmat
Wakil Pengasuh Pondok Modern Darusssalam Gontor Kampus 13 Ittihadul Ummah, Poso, Sulawesi Tengah, dan Kandidat Doktor Institut Agama Islam Negeri, Palu

Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah engkau mengenal Allah pada waktu lapang, pasti Allah mengenalmu pada waktu susah. Ketahuilah apa-apa yang telah meleset (tidak mengenai) darimu, ia tidak akan mengenaimu. Dan apa-apa yang menimpamu, tidak akan meleset darimu. Ketahuilah, sesungguhnya beserta kemenangan ada kesabaran, sesungguhnya beserta kesenangan ada kesusahan, dan beserta kesulitan ada kemudahan.” (HR Bukhari dan Muslim)

Rumah tangga bagaikan bahtera yang berlayar di laut lepas. Memang, angin yang tertiup tidak akan selalu sepoi-sepoi nan bersahabat. Terkadang, angin kencang dan badai datang bersanding dengan gulungan ombak yang menderu. Akan tetapi, bahtera rumah tangga harus tetap kokoh dan kemudi harus tetap menuju ke arah tujuan.

Semangat dan sikap optimis harus terus terpelihara. Samudera yang luas dan ganas tidak akan menjadi penghalang selama semangat hidup tetap menyala. Sikap putus asa dan sikap pesimis adalah musuh terbesar dalam bahtera rumah tangga. Pasalnya, tidak ada masalah yang datang tanpa ada penyelesaiannya seperti halnya tidak ada penyakit tanpa adanya obat yang menyertainya.

BACA JUGA

Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

Para ilmuwan menemukan bahwa beberapa perubahan nyata pada otak memungkinkan seseorang memberi indikator untuk membedakan dan memisahkan antara pribadi optimis dan pribadi pesimis. Sebagaimana diketahui, beberapa orang memiliki reaksi yang sama sekali berbeda terhadap satu peristiwa, kejadian-kejadian maupun tindakan yang sama. Ada yang merespon negatif dan ada pula yang positif.

Tim kajian ilmiah dari Universitas Stanford Amerika Serikat melakukan penelitian dalam masalah ini. Mereka berpendapat bahwa seseorang memiliki kemampuan untuk membedakan pribadi humoris-optimis dengan pribadi sedih-pesimis.

Dalam studi yang melibatkan sekelompok wanita dengan kisaran umur 19-42 tahun itu, para peneliti membagi kelompok wanita menjadi dua. Para peneliti menampilkan dua kelompok dari beberapa foto adegan yang menyenangkan, seperti acara ulang tahun, dan foto-foto peristiwa suram dan menyedihkan seperti peristiwa-peristiwa di rumah sakit.

Saat foto-foto tersebut ditampilkan, para ilmuwan mengukur aktivitas otak para responden. Tim peneliti mencatat bahwa wanita yang optimis merespon lebih kuat foto-foto yang membahagiakan dibanding dengan wanita yang cemas dan pesimis. Sebaliknya, dalam benak wanita pesimis, tim peneliti mendeteksi bahwa mereka justru menampilkan kejadian-kejadian suram dan menyedihkan di kala diperlihatkan foto-foto tentang peristiwa di rumah sakit.

Ketua tim peneliti, Dr John Gabrielle mengatakan bahwa respon otak tergantung dengan sifat pribadi seseorang. ”Respon otak terhadap adegan yang ditampilkan sangat tergantung pada sifat pribadi setiap wanita. Hanya saja, eksperimen ini tidak membuktikan apakah jika penyebab optimis dan pesimis adalah kelemahan dan kurangnya aktivitas otak atau hanya sekedar perubahan fisiologi lainnya,” ujarnya.

Namun, Dr Gabrielle mengatakan bahwa penjelasan lebih lanjut tentang kegiatan otak dan karakter arsitekturnya dapat berguna dalam mengobati penyakit mental, seperti depresi. Sampai sekarang, belum diketahui apakah subjek itu terkait dengan ketentuan genetik sebelumnya ataukah itu bagian dari proses pendidikan dan penyesuaian sosial.

Oleh karena itu, otak berada dalam keadaan stabil dan nyaman ketika manusia optimis. Para psikolog menegaskan bahwa stabilitas fungsi otak sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental seseorang. Para peneliti menyarankan optimisme sebagai metode penting untuk mengobati banyak penyakit mental.

Bahkan, ada banyak penelitian yang menegaskan bahwa orang yang optimis jauh lebih sehat dibandingkan orang yang pesimis. Dengan demikian bahwa optimisme adalah obat untuk banyak penyakit yang tak tersembuhkan. Barangkali hal yang paling penting adalah ketika dalam keadaan optimis, sistem kekebalan tubuh bekerja dengan kondisi lebih baik.

Kita semua tahu bahwa Rasulullah SAW memandang hidup ini dengan penuh optimis. Bagaimana pula optimisme beliau begitu menakjubkan dan memerintahkan para sahabatnya agar menjadi orang yang optimis. Bahkan, ketika dalam situasi paling sulit dalam hidupnya beliau mengajarkan kita bagaimana mengatasi kecemasan dan ketakutan hanya dengan satu kalimat saja.

Setiap kita pasti ingat tentang kisah hijrah Rasulullah SAW dan Abubakar RA meninggalkan Mekkah, kemudian keduanya masuk ke dalam gua, orang-orang musyrik mencarinya. Maut senantiasa menghantui jika saja salah seorang musyrik melihat keduanya. Akan tetapi, kasih sayang dan penjagaan Allah SWT lebih besar dan lebih kuat dibandingkan tipu daya orang-orang musyrik.

Pada situasi sulit ini, Abubakar menoleh kepada Rasulullah SAW seraya berkata, “Wahai Rasulullah, seandainya salah satu dari mereka melihat kepada dua telapak kakinya (ke bawah) pasti mereka akan melihat kita,” Abubakar melanjutkan ucapannya, ”Wahai Rasulullah, sungguh aku tidak menghawatirkan diriku, namun aku khawatir akan dirimu,” inilah situasi puncak kecemasan dan ketakutan. Lantas bagaimana Rasulullah SAW mengatasi situasi ini?

Sungguh kalimat yang menakjubkan. “Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” Kalimat ini harus senantiasa diingat oleh setiap mukmin ketika menghadapi situasi yang sulit. Seperti inilah yang dilakukan oleh para nabi. Di antara mereka adalah nabi Ya’qub AS ketika diuji dengan kehilangan putranya. Apa yang beliau lakukan? Bagaimana beliau mengatasi kecemasan dan kesedihan ini? Apakah beliau pesimis, marah, dan emosi? Perhatikan pa yang beliau ucapkan kepada anak-anaknya berikut:

“Hai anak-anakku, pergilah kamu. Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS Yusuf:87)

Mari kita renungkan bagaimana al-Qur’an mengajak kepada kita untuk selalu bersikap optimis dalam hidup dan penuh harap akan rahmat dari Allah swt. Wallāhu a’lam bi al-ṣawāb.

Tags: KeluargaSikap OptimisSikap Pesimis
Share68Tweet43Send
Previous Post

Tolak RUU PKS, Korpus Korps PII-Wati Datangi Fraksi Gerindra

Next Post

Keberkahan Makan Bersama Keluarga

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

6 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

8 October 2026
Rektor UNIDA Gontor Terima Undangan Khusus dalam 13th International Bediuzzaman Symposium di Istanbul Turki

Rektor UNIDA Gontor Terima Undangan Khusus dalam 13th International Bediuzzaman Symposium di Istanbul Turki

0
UNIDA Gontor Ikuti Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional XI 2026

UNIDA Gontor Ikuti Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional XI 2026

0
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

0
Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

0
Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

0
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Rektor UNIDA Gontor Terima Undangan Khusus dalam 13th International Bediuzzaman Symposium di Istanbul Turki

Rektor UNIDA Gontor Terima Undangan Khusus dalam 13th International Bediuzzaman Symposium di Istanbul Turki

12 October 2026
UNIDA Gontor Ikuti Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional XI 2026

UNIDA Gontor Ikuti Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional XI 2026

12 October 2026
Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

12 October 2026
Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

8 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result