Ponorogo, Gontornews — Panitia Reuni Akbar Alumni Gontor 2004 pada Sabtu (5/8/2023) lalu berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Kepada Gontornews.com, Ustadz Syauqu Habibie, panitia setempat menyampaikan, “Kehadiran kami untuk bersilaturahim dengan Pimpinan Pondok Gontor, sekaligus memohon doa restu kiai serta izin tempat penyelenggaraan Reuni Akbar Alumni Gontor 2004 di dalam pondok.”
Dijelaskan secara umum oleh Ustadz Syauqu bahwa hasil pertemuan panitia Reuni Akbar Alumni Gontor 2024 dengan Pimpinan Pondok Modern Gontor yang dihadiri oleh KH Hasan Abdullah Sahal dan KH Akrim Mariyat itu antara lain, pertama, Pimpinan Pondok Gontor merestui dan mengizinkan Reuni Akbar Alumni 2004 diselenggarakan di PMDG pada tahun 2024.
Kedua, rencana penyelenggaraan Reuni Akbar adalah pada bulan Desember 2024, namun untuk kepastian tanggal akan segera menyusul. Ketiga, dalam waktu dekat akan segera diumumkan susunan panitia Reuni Akbar Genbi 2004.
Keempat, setiap anggota Genbi di regional masing-masing agar mengoptimalkan silaturahim dalam rangka konsolidasi menuju Reuni Akbar 2024 nanti. Kelima, hal-hal teknis kepanitiaan dan acara akan segera dirapatkan setelah susunan kepanitiaan terbentuk.
Ayah dua anak ini pun juga menyampaikan bahwa sebelumnya pada Desember tahun 2022 lalu, alumni Gontor 2004 ini telah sukses mengadakan reuni di Yogyakarta. “Reuni sebelumnya memang acara regional tiap tahun dan ketika itu, teman-teman berencana untuk mengadakannya secara nasional,” tekan Syauqu. Lalu, sambungnya, hasil musyawarah bersama disepakatilah untuk mengadakan Reuni Akbar tahun 2024 di Gontor dalam rangka menuju satu abad Gontor.
Persiapan panitianya lebih awal dilakukan karena dikhawatirkan bertabrakan dengan rentetan acara satu abad Gontor. Terlebih, infonya pada September besok sudah dimulai acara sujud syukur atas peringatan satu abad Gontor. Panitia pun sempat khawatir jika tidak diperbolehkan mengadakan reuni di dalam pondok karena sudah banyak acara persiapan satu abad Gontor tersebut. “Alhamdulillah bapak Kiai mengizinkan, tapi tetap harus berkoordinasi juga dengan panitia satu abad Gontor,” tutup alumnus Strata Satu Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir tersebut. [Edithya Miranti]


















