pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 1 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Mereka Ketakutan sehingga Mereka Nekad Merampas Kemenangan Prabowo

Oleh Asyari Usman, Wartawan Senior

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
27 April 2019
in Kolom
0
Mereka Ketakutan sehingga Mereka Nekad Merampas Kemenangan Prabowo

foto: goriau

BACA JUGA

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

Di Bawah Asuhan Gontor

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

KPU berani ambil risiko besar. Mereka tidak takut akibat manipulasi perolehan suara paslonpres 02. Dengan enteng mereka jawab ‘salah ketik’. Human error. Boleh dikatakan mereka tak perduli teriakan-teriakan keras publik terhadap input angka-angka yang merugikan Prabowo dan menguntungkan Jokowi.
Nah, mengapa KPU begitu berani? Apa yang membuat mereka berani melakukan kecurangan secara terang-terangan?
Siapakah yang sangat gigih dan bersikeras agar Jokowi dinyatakan menang meskipun dengan cara yang curang?
Kekuatan macam apa yang berada di belakang Jokowi sehingga berbagai instansi negara siap menjalankan perintah-perintah yang bertentangan dengan aturan hukum dan etika politik demi kemenangan dia?
Pertanyaan-pertanyaan ini sebelumnya tak pernah terlintas. Tapi, lama kelamaan muncul juga. Ada sesuatu yang terasa luar biasa dalam kontestasi pilpres 2019 ini, yang membuat deretan pertanyaan itu akhirnya mengemuka.
Tetapi, belum lagi sempat menjawab pertanyaan yang berderet-deret itu, muncul pertanyaan lain. Apakah Jokowi ‘one man show’? Mungkinkah dengan latar-belakang karir politiknya yang ‘pas-pasan’ itu (mohon maaf), Jokowi mampu membangun dirinya menjadi presiden yang ‘ditakuti’ semua orang? Sehingga semua titah dia tentang ‘aku harus dua periode’ menjadi wajib direalisasikan?
Kelihatannya, teori Jokowi ‘being feared of’ (ditakuti) sulit masuk akal. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada beliau, kecil kemungkinan Jokowi ditakuti oleh semua orang. Dia tidak memiliki keistimewaan historis yang membuat semua orang menjadi gemetar mendengar dia bicara. Apalagi pada era sekarang ini. Era yang menggunakan literasi sebagai indikator kompetensi dan profisiensi. Sangat tidak mungkin Jokowi menjadi presiden yang ‘ditakuti’.
Karena itu, kita akan memunculkan pertanyaan berikutnya: ada apa, sebenarnya? Mengapa begitu kuat upaya untuk mencurangi hasil pilpres 2019 ini? Siapakah yang sangat berkepentingan dengan Jokowi dua periode?
Mari kita identifikasi. Bahwa ada beberapa pihak yang sangat ingin agar dia melanjutkan jabatan presiden lima tahun lagi.
Pertama, Jokowi adalah tumpuan harapan para konglomerat pengisap kekayaan rakyat, termasuk –dan terutama– para konglomerat hitam. Yaitu, para konglomerat rakus yang menjalankan bisnis secara sewenang-wenang di bawah perlindungan orang-orang kuat. Diperkirakan, mereka ini akan ‘terkencing-kencing’ kalau Prabowo yang menjadi presiden. Bagi mereka, Jokowi harus dua periode. Karena mantan walikota Solo itu bisa dikendalikan.
Kedua, RRC ikut dalam barisan yang habis-habis menudukung “wajib dua periode” itu. RRC memiliki mimpi indah untuk ‘menduduki’ Indonesia, baik itu dalam arti pendudukan fisik maupun dalam arti hegemoni ekonomi. Yang sangat jelas adalah, Beijing menyimpulkan bahwa ambisi global mereka melalui ‘jalur sutra gaya baru’ (Belt Road Initiative, BRI) hanya mungkin terwujud jika Jokowi duduk lagi sebagai presiden.
Bagi RRC, Indonesia adalah mata rantai yang sangat penting (krusial) dalam upaya mereka untuk menyukseskan BRI. Sebab, Indonesia adalah pasar dan lahan yang paling empuk untuk dijadikan ‘koloni’ RRC atas nama BRI itu. Dalam beberapa tahun ini, Beijing sengaja mendekap Indonesia dengan pinjaman investasi untuk berbagai proyek infrastruktur.
Tujuan investasi itu tidak lain adalah memikat negara ini untuk masuk ke perangkap utang. Sekarang, Indonesia sudah hampir sempurna masuk ke perangkap utang RRC. Tetapi, insyaAllah, masih bisa diselamatkan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.
Kalau kemenangan Prabowo tidak dirampas, maka RBI itu akan terhenti total. Ambisi hegemoni ekonomi China menjadi ‘aborted’ (gagal). Jadi, inilah teori kedua tentang ‘Jokowi wajib menang’.
Ketiga, ada segelintir elit yang mengkampanyekan bahwa Presiden Prabowo akan mendirikan negara khilafah. Tudingan ini sama sekali tidak memiliki dasar historis dan empiris. Catatan sejarah prakemerdekaan, masa-masa kemerdekaan, dan pascakemerdekaan menunjukkan bahwa umat Islam tidak pernah menjadi komponen yang egosentris, apalagi ‘selfish’. Sebaliknya, kaum musliminlah yang selalu dijadikan antagonis (musuh) oleh penguasa dzolim. Ini catatan sejarah. Sampai hari ini.
Begitulah keculasan para elit jahat yang selama hidupnya bermental korup dan berwatak brutal. Mereka terus-menerus ingin mendiskreditkan umat Islam demi kenikmatan diri mereka. Mereka ceramahkan kepada kelompok-kelompok minoritas bahwa Prabowo akan mendirikan khilafah.
Kalangan minoritas pun merasa takut. Para elit yang 5-6 orang itu memanfaatkan ketakutan ini. Padahal, semua orang paham reputasi Pak Prabowo sebagai prajurit TNI yang menjadikan NKRI dan kebinekaan sebagai harga mati.
Atas dasar agitasi yang menyesatkan itulah, berkembang pendapat bahwa Prabowo tidak boleh menjadi presiden. Jangan sampai dia menjadi presiden. Elit penghasut dan kalangan yang dihasut kemudian ‘bersepakat’ untuk menghalangi Pak PS.
Mereka itulah yang sekarang mengatur skenario perampasan kemenangan Prabowo di pilpres 2019. Cuma mereka lupa bahwa hari ini bukan 2014. []

Tags: BRICinaJokowiKonglomeratKPUPrabowo
Share25Tweet16Send
Previous Post

Sudan: Demonstran Bersumpah Melanjutkan Aksi Tuntut Pemerintahan Sipil

Next Post

Pasca Pemilu Ada 1695 Orang Terkena Musibah

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

25 September 2026
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

27 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Sosiologi Ketahanan Gontor

24 September 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

0
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

0
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

0
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

0
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

29 September 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

29 September 2026
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

28 September 2026
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

27 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result