Baghdad, Gontornews — Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, bertemu dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani di Banghdad, Sabtu (28/8/2021). Kantor Kepresidenan Mesir menjelaskan bahwa pertemuan dua pemimpin negara ini menjadi yang pertama sejak kedua negara sepakat untuk mengakhiri perselisihan pada Januari 2021 lalu.
Sebagai informasi, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir telah memutuskan hubungan diplomatik, perdagangan dan transporasi dengan Qatar pada Juni 2017. Empat negara tersebut menuduh Qatar mendukung terorisme meski negara teluk tersebut membantah keras tuduhan tersebut.
Secara resmi, kedua negara mengakhiri perselisihannya dalam pagelaran KTT Al-Ula yang diadakan pada bulan Januari di Arab Saudi. Para peserta KTT tersebut bersepakat untuk mencabut pembatasan bagi pemerintah Qatar.
“Presiden menegaskan keinginan Mesir untuk membangun kerjasama yang terintegrasi, bermanfaat bagi pembangunan, konstruktif dan mendukung solidaritas negara Arab dalam kerangka saling menghormati, (mengedepankan) kepentingan bersama dan memiliki niat yang tulus sebagai prinsip dan pendekatan strategis yang tetap terhadap kebijakan (politik luar negeri) Mesir,” kata Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, sebagaimana dilansir Al-Arabiya.
Juru bicara kepresidenan Mesir mengatakan kedua pemimpin sepakat untuk melanjutkan konsultasi dan bekerjasama dalam memajukan hubungan. Kedua negara juga sepakat untuk mengambil langkah bersama untuk melanjutkan berbagai mekanisme kerjasama bilateral.
Sebagai bukti ‘perdamaian’, kedua negara menunjuk duta besar dalam rentang waktu dua bulan terakhir. [Mohamad Deny Irawan]























