Jakarta, Gontornews — Puluhan siswa/siswi Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Anak Sholeh (MI PAS) Baitul Quran Gontor Ponorogo menjadi salah satu rombongan termuda di World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025. Kontingen penggalang yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar itu pun menjadi sorotan karena keberanian dan kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan kontingen lain yang jauh lebih senior.
“Meski begitu, anak-anak kami tetap berani unjuk gigi, mengeluarkan yel-yelnya dengan suara lantang, dan bisa beraktivitas berbaur bersama dengan kontingen senior lainnya,” terang Ustadz Edi Prayitno, Pembina Pramuka MI PAS Gontor kepada Gontornews.com, Jumat (12/9/2025).
Selama Jambore Dunia berlangsung, penggalang junior ini tetap diperlakukan sama dan bahkan menjalani kegiatan yang sama dengan penggalang senior di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur tersebut.
Semangat pramuka penggalang junior ini juga tampak dari pernyataan Arsa Adinata, siswa MI PAS Gontor yang menyatakan ketertarikkannya mengikuti kegiatan Jamboree Muslim Dunia 2025. “Kegiatannya seru dan jika ada Jambore lagi, saya mau ikut lagi,” terangnya kepada Gontornews.com.
Arsa lantas menceritakan beberapa kegiatan menarik yang telah ia jalani seperti wisata edukasi ke Taman Mini Indonesia Indah dengan melihat ragam kekayaan budaya Indonesia dan juga menyaksikan penampilan menarik dari para kontingen, baik dalam maupun luar negeri.
Sabtu (13/9/2025) pagi kontingen MI PAS kembali bergerak mengikuti Sport Festival di kawasan Buperta. Sabtu yang cerah itu juga dimanfaatkan mereka untuk dapat bersosialisasi dengan kontingen luar negeri dari Kuwait dan lain-lain.
Rencananya, setelah seluruh rangkaian Jambore Pramuka Muslim Dunia berakhir, rombongan akan bertolak ke Ponorogo pada Ahad (14/9/2025) setelah sebelumnya berencana mengunjungi Masjid Istiqlal dan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat. [Edithya Miranti]





















