Banyuwangi , Gontornews— Dihadiri kurang lebih 300 orang jamaah pengajian Milad Ke-107 Muhammadiyah berjalan lancar dan penuh khidmat. Acara ini diadakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pakis Duren Banyuwangi di Masjid At-Taqwa Pakis Duren, Sabtu (9/11).
Turut hadir Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi Sunarto, Kepala Desa Pakis Duren Imam Bukhani, Ketua PCM Pakis Duren Rusdi, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Pakis Duren Sulasiyah, serta warga masyarakat Muhammadiyah se-Cabang Pakis Duren.
Dalam sambutannya Imam Bukhani mengucapkan terima kasih pada warga Muhammadiyah yang ikut andil dalam memajukan Pakis Duren.
Sementara Rusdi mengajak warga Muhammadiyah senantiasa bersemangat dalam berdakwah menegakkan amar makruf nahi munkar.
Sunarto selaku pembicara pengajian mengatakan ada empat kunci yang membuat Muhammadiyah sampai berumur 107 tahun.
Pertama dakwah tentang keimanan. “Dakwah Muhammadiyah konsisten dalam mengobati penyakit akidah di antaranya kesyirikan,” ujarnya.
Kedua, dakwah bidang pendidikan. “Allah akan meninggikan orang yang berilmu, di Muhammadiyah ini diimplementasikan dalam bentuk amal usaha Muhammadiyah pertama di bidang pendidikan,” ucapnya.
Ketiga, amal. “Muhammadiyah mengadakan gerakan amal, untuk mengatasi problem kesehatan membangun rumah sakit, problem sosial membangun panti asuhan,” terangnya.
Keempat, sabar. “KH Ahmad Dahlan dalam perjuangannya dicibir dan diejek, namun beliau tetap sabar dan tidak putus asa dalam berdakwah,” jelasnya.
Ketua Departemen Kader PCA Pakis Duren Ikrima Amalia mengatakan, pengajian ini merupakan sarana untuk mencerdaskan anak bangsa dalam bentuk kecerdasan spritual. []






















