Khartoum, Gontornews — Dewan militer yang berkuasa di Sudan dan aliansi oposisi telah mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintahan sementara negara itu sampai pemilihan umum dilaksanakan.
Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan pada hari Sabtu (27/4) antara Dewan Transisi Militer (MTC) yang berkuasa dan Deklarasi Freedom and Changes Forces, sebuah payung organisasi kelompok oposisi.
Aljazeera melaporkan dari ibukota Sudan, Khartoum, kesepakatan itu merupakan sebuah terobosan untuk mengakhiri krisis politik. Namun kesepakatan itu baru pada tahap awal dan detailnya belum dijelaskan.
Masih ada banyak perselisihan di antara kedua belah pihak. Militer menginginkan 10 anggota di dewan ini, tiga di antaranya warga sipil, dan tujuh militer. Pihak oposisi ingin dewan terdiri dari 15 anggota, delapan di antaranya warga sipil dan tujuh orang dari militer.
“Jadi masih ada beberapa masalah yang sangat sulit untuk dibahas hari ini dan beberapa hari mendatang. Langkah pertama yang diambil kemarin adalah yang termudah,” tulis Aljazeera. [Rusdiono Mukri]






















