New York, Gontornews — Berita tentang kesepakatan evakuasi warga sipil dan para pejuang atau pemberontak dari Aleppo timur dicapai hanya beberapa menit sebelum pertemuan Dewan Keamanan PBB di markas besar PBB di New York City, Amerika Serikat.
Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, mengatakan jatuhnya Aleppo merupakan momen bagi dilanjutkannya kembali perundingan untuk proses perdamaian.
“Kami harus melihat ini sebagai kesempatan yang tragis untuk memulai kembali proses politik,” papar Mistura.
Sementara itu Imtiaz Tyab dari Al Jazeera yang melaporkan dari Gaziantep, Turki, ย mengatakan ada empat poin yang luas untuk perjanjian ini.
“Kesepakatan ini akan memungkinkan evakuasi warga sipil dan oposisi bersenjata,” katanya.
“Kelompok pertama dari warga sipil akan meninggalkan Aleppo malam ini. Oposisi bersenjata akan diizinkan untuk meninggalkan Aleppo dengan persenjataan ringan. Dan pengungsi akan dipindahkan ke pedesaan barat dan utara Aleppo,” lanjutnya. [Rusdiono Mukri]




















