Mengenalkan anak kepada kerabat adalah hal yang mudah tapi tetap tidak boleh disepelekan. Hal itu bisa dimulai sedini mungkin dan diawali dengan mengajarinya tata cara bersopan santun dalam bersosialisasi. Khususnya dalam bertamu atau menjamu tamu.
Selanjutnya, kenalkan anak kepada para kerabat dan beritahukan silsilah mereka masing-masing di dalam keluarga. Dengan begitu ia akan lebih mudah mengingatnya.
Rasulullah SAW pernah bersabda, “Paling dekat dengan aku kedudukannya pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya.”
Kemudian, ajari anak untuk selalu bersikap hormat dan hangat kepada siapa saja. Sekalipun mereka bukan keluarga dekat (seperti teman, tetangga, atau lainnya), tetap saja mereka harus dihormati dan diperlakukan layaknya keluarga sendiri. Hal inilah yang nantinya akan menjadi media pendidikan bagi anak.
Nah, agar anak terus semangat untuk bersilaturahim, orangtua bisa memberitahukannya akan beragam manfaat menjaga tali silaturahim. Pertama, mengajarkan dan membiasakan anak untuk berbakti kepada orangtua, kakek dan nenek, bibi dan pamannya.
Kedua, melatih kepedulian terhadap kondisi para kerabat serta mau membantu mereka yang kesulitan dan kekurangan.
Ketiga, ajang latihan untuk bersabar, mengalahkan egoisme, dan memaafkan orang yang pernah menzalimi kita dengan menyambung kembali tali persaudaraan yang sempat terputus. Meski mereka tidak menghendakinya, maka kitalah yang harus berharap agar Allah SWT membukakan hatinya.
Terkait dengan hal ini, Abu Hurairah RA berkata, “Seseorang pernah bertanya, ‘Ya Rasulullah, saya memiliki kerabat. Saya menghubungi mereka, tetapi mereka tetap memutuskannya. Saya berlaku baik kepada mereka, tetapi mereka membalasnya dengan keburukan. Saya bersabar terhadap mereka, namun mereka tetap mengganggu saya.’ Nabi SAW bersabda, ‘Kalau benar perkataanmu, maka seolah-olah engkau menelankan abu kepada mereka, dan kau selalu mendapat bantuan dari Allah SWT, selama engkau tetap demikian.” (HR Muslim) [Edithya Miranti]



















