Palisa, Gontornews — Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan Al Qur’an untuk 500an anak di Uganda di bulan September ini. Berdasarkan laporan Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response-ACT mengatakan bahwa bantuan Al Qur’an diberikan kepada pelajar muslim prasejahtera dan sejumlah masjid.
Al Qur’an didistribusikan berkala selama 1-15 Septmber ke Goligoli Islamic Primary School Palisa, Kositi Islamic Centre, Budaka, Nawansu Islamic Foundation, dan Asgaru Madrasa Primary School, Butaleja.
“Memiliki Al Qur’an bahkan dianggap sebagai kemewahan yang tidak dimiliki setiap keluarga. Sebab, tidak setiap keluarga bisa dengan kelapangan membeli Al Qur’an,” terang Firdaus dilansir dari laman ACTNews, Kamis (24/9).
Firdaus menambahkan, hampir 80 persen masyarakat bergantung pada pertanian. Setidaknya setiap rumah tangga memiliki minimal tujuh anggota.
“Mereka terutama bertahan hidup melalui produksi pangan kecil, melakukan usaha skala kecil yang memiliki modal kurang dari 100 dolar. Di antara keluarga-keluarga itu pun belum tentu fokus membeli Al Qur’an untuk anak-anaknya,” kata Firdaus.
Firdaus berharap, Al Qur’an yang diberikan memudahkan para pelajar maupun masyarakat mempelajari agama. Melalui distribusi Al Qur’an, Firdaus berharap agama Islam melalui nilai-nilainya hadir dalam aktivitas sosial dan ekologi serta dalam pengembangan diri.
Salah satu penerima manfaat, Wapinga Abdakllah (53) mengucapkan rasa syukur atas hadirnya bantuan Al Qur’an.
“Terima kasih atas bantuan Al Qur’an ini. Semoga Allah senantiasa memberikan kebaikan untuk kalian semua dan tetap bisa membersamai kami. Semoga Allah memberkahi,” kata Abdakllah.[]





















