Sydney, Gontornews — Seorang pria Sydney melakukan tindakan brutal terhadap wanita Muslim yang tengah hamil 38 minggu di sebuah kafe di Parramattaโs Chruch Street, Sydney, Rabu (20/11) malam waktu setempat.
Pria bernama Stipe Lozina (43), tiba-tiba, membungkuk di atas meja dan melancarkan pukulannya kepada wanita berjilbab yang diketahui bernama Rana Elasmar (31).
Selain melancarkan 14 pukulan ke arah kepala, Lozina juga menginjak kepala Rana Elasmar secara membabi buta. Teman-teman wanita Elsamar dan sejumlah pelanggan kafe yang melihat kejadian menahan Lozina sampai pihak kepolisian tiba di lokasi dan menangkapnya.
Dalam persidangan yang dilakukan di Pengadilan Negeri Paramatta, Kamis (21/11), Lozina mengajukan penangguhan penahanan tanpa didampingi kuasa hukumnya. Namun, hakim menggugurkan permohonan tersebut.
โ(Ia melakukan tindak) kekerasan, tidak rasional dan dipengaruhi oleh masalah kesehatan mental,โ ungkap hakim pengadilan Negeri Paramatta, Tim Keady, sebagaimana dilansir harian The Sydney Morning Herald.
โSetelah membuat komentar tentang Muslim, Anda mendekati ia dan meninju kepalanya sebanyak 14 kali. Saya akan menganggap ini sebagai kasus yang sangat kuat terhadap Anda,โ tambah Hakim Tim Keady sebagaimana dilansir Anadolu.
Pascakejadian, Rana Elasmar dilarikan ke rumah sakit Westmead untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, tidak lama setelah pemeriksaan, Elasmar diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.
Pihak kepolisian negara bagian New South Wales memuji respon rekan-rekan Elasmar dan pengunjung kafe tersebut yang membantu penyelesaian insiden memalukan tersebut.
โJika bukan karena tindakan berani dari anggota masyarakat dalam menghentikan serangan, korban mungkin akan mengalami luka yang jauh lebih serius,โ kata Inspektur Luke Sywenkyj dari kepolisian New South Wales.
Sementara itu, dua organisasi Muslim terbesar di Australia, Federasi Dewan Islam Australia (Australian Federation of Islamic Council/AFIC) dan Dewan Imam Nasional Australia (Australian National Imams Council/ANIC) mengecam tindakan yang dilakukan oleh Lozina.
โPenyerangan terhadap seorang wanita hamil yang sedang duduk bersama teman-temannya sungguh mengerikan,โ kata Kepala AFIC, Ratep Jneid.
โIni jelas merupakan serangan rasis dan islamofobik dan kami berharap perlakuan serupa tidak kami alami,โ pungkas Jneid. [Mohamad Deny Irawan]






















