15
Tonton Selengkapnya
33 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 3 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Gontoriana Alumni

Napak Tilas TRIMURTI Kumpul di Pagar Alam Membahas Konsep Pondok Modern Gontor

Oleh Muhammad Husain Sanusi, Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor 

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
3 June 2025
in Alumni
0
Napak Tilas TRIMURTI Kumpul di Pagar Alam Membahas Konsep Pondok Modern Gontor

Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung santai di sebuah restoran di Kota Malang pada 21 April 2025, Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi MA, mengisahkan sebuah fakta sejarah yang jarang kita dengar tentang perjalanan TRIMURTI pendiri Gontor pada periode awal berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor dengan konsep Kulliyyatul Mu’allimin Islamiyah (KMI).

Menurut beliau, KH Ahmad Sahal, KH Zaenuddin Fananie dan KH Imam Zarkasyi pernah pada suatu masa berkumpul di Pagar Alam, Sumatera Selatan. Di daerah bercuaca dingin yang berada pada ketinggian antara 400 hingga 3.400 mdpl, di kaki Gunung Dempo, yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera Selatan, TRIMURTI menyatukan pikiran membahas ide konsep lembaga pendidikan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Tidak disebutkan pada tahun berapa ketiga pendiri Gontor berkumpul di Pagar Alam, perkiraan penulis terjadi antara periode tahun 1930-1935, setelah Pak Sahal membuka kembali Gontor lama dengan sistem Tarbiyatul Athfal pada 1926 dan sebelum Kulliyyatul Mua’llimin Islamiyah (KMI) diterapkan di Gontor pada 1936.

Fakta sejarah yang jarang terungkap ini memicu Alumni Gontor Sumatera Selatan ingin menapaktilasi perjalanan TRIMURTI. Di antaranya, Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Muhajirin MA, Mudir Pondok Pesantren Daarul Kutub El-Gontori, Sumatera Selatan Ust Muhaemin Ahmad Zaini SPd MSi dan Ustadz Kuntum Khairu Basya, Mudir Pesantren Al Basya.

BACA JUGA

Alumni Gontor 2025 Sukseskan Penyaluran Kurban IKPM Yogyakarta di PPTQ Ibnu Sina

Halal Bihalal IKPM Yogya 2026 Sukses Undang UBN dan Sejumlah Tokoh Alumni Lintas Generasi

Maksimalkan Sinergi dan Potensi Alumni, IKPM Yogyakarta Gelar Dialog Panel Lintas Generasi

IKPM Depok Adakan Kajian Akhwat Bahas Atasi Krisis Akhlak

IKPM Depok Bersama Wali Santri Kompak Galang Donasi Kemanusiaan untuk Kesembuhan Ustadzah Na’ilah

“Pagar Alam siap menjadi tuan rumah Napak Tilas TRIMURTI di Pagar Alam dalam rangka peringatan 100 tahun Gontor. Adalah sebuah kehormatan bagi kami alumni Gontor di Sumatera Selatan untuk bersilaturahmi dan berkumpul mengingat kembali perjuangan TRIMURTI dengan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan,” kata Ust Muhaemin.

Napak Tilas TRIMURTI rencana akan digelar pada 29-30 Juni 2025 di Pagar Alam, dengan mengundang Pimpinan Pondok Modern Gontor dan Badan Wakaf, Prof Dr Husnan Bey Fananie, yang telah mengonfirmasi kesediaan untuk hadir.

“Pagar Alam dan beberapa daerah di Sumatera Selatan seperti Palembang, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Lubuk Linggau hingga Bengkulu adalah tempat-tempat bersejarah. Di daerah-daerah tersebut Pak Fananie meninggalkan jejak peradaban Islam, beliau berdakwah menyebarkan nilai-nilai Islam. Saya sangat mengapresiasi acara yang digagas alumni Gontor Sumsel ini,” kata Pak Husnan.

KH Zainuddin Fananie, adik kandung KH Ahmad Sahal dan kakak kandung KH Imam Zarkasyi, memiliki ikatan sejarah sangat kuat dalam dakwah menyebarkan ajaran Islam di Palembang dan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Pada tahun 1926, KH Zainuddin Fananie yang kala itu masih berusia 21 tahun ditugaskan KH Ibrahim, Ketua Umum Muhammadiyah saat itu, untuk meluaskan jaringan Muhammadiyah seperti yang diamanatkan kongres Muhammadiyah ke-15.

KH Zainuddin Fananie yang berasal dari Desa Gontor, Ponorogo diangkat sebagai Konsul Muhammadiyah Sumatera Selatan dengan menempati kantor di Palembang. Pengangkatannya sebagai Konsul Muhammadiyah tersebut merupakan titik tolak kegemilangan karier Fananie muda.

KH Zainuddin Fananie bisa dikatakan tergolong pemuda yang sangat cepat menjalani karier pekerjaan setelah menyelesaikan sekolah. Dia menjadi guru di HIS Muhammadiyah Palembang sejak 1926-1932 dan mengajar di School Opziener di Bengkulu sampai tahun 1934.

Pergaulan KH Zainuddin Fananie diketahui sangat luas, terutama dengan para tokoh-tokoh pergerakan yang punya pengaruh dalam pergerakan pra-Indonesia merdeka. Di Sumatera Selatan, KH Zainuddin Fananie bergabung dengan para aktivis Islam modernis, terutama di 4 Ulu bersama H Anang. Di 4 Ulu inilah Muhammadiyah memusatkan kegiatan pendidikan sekaligus basis pergerakannya sejak era 1930-an hingga pascakemerdekaan Republik Indonesia.

Bukan saja aktivis Muhammadiyah, KH Zainuddin Fananie juga termasuk tokoh muda reformis, beliau bergabung dengan Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII) dan termasuk salah satu tokoh pendiri PSII Sumatera Selatan. Dalam sebuah literatur disebutkan, KH Zainuddin Fananie merupakan salah satu tokoh PSII yang memiliki pengaruh sampai dengan periode Proklamasi Kemerdekaan RI.

KH Zainuddin Fananie memiliki kedekatan dengan seorang tokoh bernama H Mohammad Akil Kahir, seorang pedagang besar di Palembang. Keluarga H Akil dikenal luas sebagai pembela Islam modernis melalui sekolah agama yang didirikan di Kota Palembang. H Akil juga memberi bantuan keuangan dalam pembangunan sekolah HIS Muhammadiyah di Kampung 17 Ilir pada 1935.

H Akil ini disebut-sebut sebagai pendukung gerakan Kaum Muda (reformis), yang menggunakan sekolah Aliyah Diniyah sebagai markas kegiatan. Firma H Akil banyak menyokong dana bagi kepentingan Sarekat Islam dan Muhammadiyah pada akhir tahun 1920-an.

Setiap terjadi konflik antara kaum muda dan kaum tua yang banyak disokong pemerintahan kolonial, Muhammadiyah dan PSII tampil sebagai juru bicara kaum modernis Islam sejak tahun 1926. Sebagai da’i muda, KH Zainuddin Fananie juga aktif menyebarkan agama Islam dan berjuang menyampaikan nilai-nilai revolusi kemerdekaan.

KH Zainuddin Fananie aktif mengajar dan menulis banyak hal tentang pendidikan, rumah tangga, pembangunan karakter dan jiwa hingga ke beberapa daerah pelosok. KH Zainuddin Fananie menyampaikan pesan dari Palembang di setiap kota kecil yang disinggahi mulai dari Prabumulih, Lahat, Tebing Tinggi, Pagar Alam dan Lubuk Linggau.

KH Zainuddin Fananie tanpa lelah terus bergerak dengan penuh semangat mengobarkan kepada setiap anak bangsa saat itu agar terus bergerak melakukan perubahan untuk memancangkan keluhuran Islam dan kesejahteraan pemeluknya. KH Zainuddin Fananie diutus ke Sumatera tidak sendirian, dia berangkat bertiga bersama dengan Hamka dan Malik Siddiq. Ketiganya ditugasi untuk berdakwah dan mengajar di wilayah berbeda.

KH Zainuddin Fananie diutus sebagai konsul di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Palembang, Pagar Alam, Lahat, Bengkulu, dan Lubuk linggau). Hamka sebagai konsul di wilayah Sumatera Bagian Timur (kemudian Sumatera Bagian Barat), dan Malik Siddik sebagai konsul di Sumatera Bagian Tengah.

Ketiganya dikirim sebagai mubalig dan guru agama sekaligus mendirikan cabang-cabang Muhammadiyah di Sumatera. Ketiganya juga aktif dalam pergerakan kemerdekaan dan nasionalisme Indonesia.

Kader KH Zainuddin Fananie tentunya sudah banyak di belahan Nusantara ini, dan Sumatera Selatan pernah menjadi persinggahan Pak Fananie bersama Pak Sahal dan Pak Zar untuk berkumpul menyatukan ide dan pemikiran cemerlang melampaui zamannya untuk menciptakan konsep pendidikan Islam modern yang telah terbukti sukses selama 100 Tahun menciptakan kader-kader umat yang tangguh berlandaskan akhlaqul karimah.

Kini tiba masanya kita belajar dari sejarah kekompakan TRIMURTI dengan cara yang cerdas, sebagaimana nasihat Pimpinan Pondok Modern Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, “Kita Harus Cerdas Menyikapi Sejarah, Sebab Kita Akan Menciptakan Sejarah.” []

Tags: GontorMuhammadiyahTrimurti
Share57Tweet36Send
Previous Post

LAZISMU Terima Amanah Kurban 1 Ekor Sapi Limosin dari Shopee Barokah

Next Post

Persiapkan Indonesia Emas Lewat WSMJ 2025

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result