Sidoarjo, Gontornews — Komunitas One Day One Juz setiap harinya tidak bosan mengajak umat Islam untuk selalu mengingat Allah dan Rasul-Nya lewat berbagai ajang dakwah yang dipersembahkan. Terdiri dari bermacam lapis kepengurusan, komunitas ODOJ yang masih diketuai oleh Ustadz Bakat Setiadji ini, juga telah mengajak para Dewan Pengurus Area di berbagai wilayah di Indonesia dan Luar Negeri untuk aktif mensyiarkan al-Qur’an di daerahnya masing-masing.
Ahad (23/10/2022) kemaren contohnya, sebagaimana dilaporkan Amelia Hardiyanti, Pengurus Pusat ODOJ kepada Gontornews.com bahwa DPA Sidoarjo pada Ahad lalu telah mengundang ODOJers dan masyarakat umum untuk hadir dalam acara NGAOS (Ngaji on The Street).
Acara tersebut bertempat di Alun-alun Sidoarjo dan terselenggara sekitar pukul 08.00-10.00 WIB. Meski terlihat sederhana, namun acara ini begitu mulia karena adanya momen tilawah al-Qur’an bersama. Menariknya, sebagaimana diuraikan Amelia, kegiatan membaca al-Qur’an bersama seperti ini adalah hal yang wajib dilakukan alam setiap kegiatan ODOJ. “Pasti mau di mana pun acara wajib bawa al-Qur’an,” tekannya.
Selain acara mengaji bersama, sebelumnya juga telah didahului dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua DPA ODOJ Sidoarjo. Selama mengikuti acara, para peserta dianjurkan untuk berpakaian sopan dan menutup aurat, membawa al-Qur’an terjemah, serta menyiapkan infaq terbaik.
Selain DPA ODOJ Sidoarjo, ternyata di hari yang sama DPA ODOJ Solo dan Education on The Street juga mengajak masyarakat kota Solo untuk belajar membaca al-Qur’an secara baik dan benar. Kegiatan belajar al-Qur’an bersama Education on The Street Yayasan Al Iman Surakarta ini dilakukan setiap hari Ahad di area Car Free Day Solo (depan MAN 2 Surakarta).
Amelia menjelaskan bahwa acara ini diperuntukkan bagi orang-orang yang belum biasa atau belum lancar membaca al-Qur’an, atau bagi yang belum pernah sama sekali berinteraksi dengan al-Qur’an. Di dalamnya turut disediakan beberapa kitab suci al-Qur’an dan pengajar tahsin al-Qur’an yang siap membimbing masyarakat untuk mencintai al-Qur’an. [Edithya Miranti]


















