15
Tonton Selengkapnya
30 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 5 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Nobel Fisika untuk Penyibak Topologi Materi

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
13 December 2016
in Sains
0

Komite Nobel Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia memutuskan Hadiah Nobel Fisika 2016 kepada tiga fisikawan AS. Yaitu, David J Thouless (University of Washington, Seattle, Washington) mendapat separuh, dan setengah lainnya untuk F Duncan M Haldane (Princeton University, New Jersey) dan J Michael Kosterlitz (Brown University, Providence, Rhode Island).

Mereka dianugrahi Nobel Fisika atas jasanya menemukan teori transisi fase topologi materi. Melalui karya-karya ilmiah mereka, ketiganya berhasil mengungkapkan rahasia dari materi eksotis, kata Prof Göran K Hansson, Ketua  The Royal Swedish Academy of Sciences (RSAS) sekaligus Ketua Komite Nobel dalam siaran persnya (4/10).
Tiga fisikawan tersebut, secara terpisah dan bersama-sama, telah menggunakan metode matematika canggih untuk mempelajari tahapan yang tidak biasa, dari kondisi suatu materi, seperti superkonduktor, superfluids atau film tipis magnetik. Berkat kepeloporan mereka, riset fisika mutakhir dimudahkan berburu aneka materi eksotis. Banyak orang berharap aplikasinya di masa depan akan membuat lompatan dlam ilmu material maju dan elektronik.
Topologi adalah cabang matematika yang menggambarkan sifat-sifat materi yang berubah wujud dari padat, cair, gas, dan plasma. Menggunakan topologi sebagai alat, mereka mampu memukau para ahli. Pada awal 1970-an, Michael Kosterlitz dan David Thouless berhasil menyingkap teori superkonduktivitas atau suprafluidity magnetik dalam lapisan tipis. Mereka menunjukkan bahwa superkonduktivitas bisa terjadi pada suhu rendah dan juga menjelaskan mekanisme, fase transisi, yang membuat superkonduktivitas menghilang pada suhu yang lebih tinggi.

Pada 1980-an, Thouless mampu menjelaskan percobaan sebelumnya dengan menggunakan konduktan elektrik lapisan sangat tipis. Dia menunjukkan bahwa bilangan bulat menjadi topologi di alam mereka. Pada waktu bersamaan, Duncan Haldane menemukan bagaimana konsep topologi dapat digunakan untuk memahami sifat-sifat rantai magnet kecil yang ditemukan pada beberapa bahan.

Kini, parah fisikawan telah mengetahui banyak tahapan topologi, tidak hanya di lapisan tipis dan benang, tetapi juga dalam bahan tiga dimensi biasa. Selama dekade terakhir, daerah ini telah mendorong penelitian garis depan dalam fisika benda terkondensasi. “Muncul harapan, topologi bahan dapat digunakan dalam produksi aneka generasi produk elektronik dan superkonduktor baru, termasuk dalam pengembangan komputer kuantum masa depan,” tambah Michael Kostrlitz.

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Dalam pandangan klasik, materi berdasarkan wujudkan dibagi dalam benda padat, cair dan gas. Ketiganya memiliki ciri, fungsi dan karakteristik tersendiri, Tetapi, kini katagorisasi atau pembagian benda seperti itu terlalu sederhana. Terlalu kasar.

Kita juga mengenal beragam magnet dan aneka superfluida. Faktanya, kebanyakan materi lebih kompleks dari kristal homogen dalam bentuk padat, cairan atau gas. Juga lebih luas dari klasifikasi plasma, kristal cair dan aneka polimer. Selain itu, ada materi yang terekspresi dalam fase isolator, konduktor, semikonduktor, dan superkonduktor.

Hasil karya ilmiah ketiga fisikawan AS telah berhasil membuka  babak baru riset fisika yang membawa lahirnya konsep-kosnep baru dan penting dalam  studi bidang fisika. Mulai dari fisika materi hingga fisika kuantum

Menurut ketiga Nobelis Fisika 2016, sejatinya semua materi dapat diatur oleh hukum fisika kuantum. Gas, cairan dan padatan adalah fase yang biasa materi, di mana efek kuantum sering tersembunyi oleh gerakan acak atom-atom penyusunnya. Dalam kondisi ekstrim, sangat ingin, mendekati nol mutlak (-273 derajat Celsius), banyak materi ada dalam kondisi fase baru yang aneh dan berperilaku seperti plasma dan atau kondensat kuantum.

Menurut  David J Thouless, fase materi yang paling umum adalah  gas, cair dan zat padat. Namun, dalam suhu yang sangat tinggi atau rendah, kondisi materi yang lebih eksotis.

Ketika ada perubahan suhu, fase materi  ada dalam kondisi transisi. Misalnya, seperti transisi fase terjadi ketika es, yang terdiri dari kristal yang tertata dengan baik, dipanaskan dan meleleh menjadi cair  (air), konfigurasi atom menjadi lebih acak. Begitu pun saat suhu dipanaskan, fase cair berubah menjadi fase gas, atom-atom bergerak lebih bebas dan acak.

Hal-hal aneh bisa terjadi dalam kondisi dingin. Misalnya, jika tidak ada   hambatan (perlawanan)  semua partikel bergerak tiba-tiba berhenti. Tetapi dalam materi superkonduktor,  arus listrik dapat mengalir tanpa hambatan. Pun begitu, dalam materi superfluida, materi mengalir atau berpusar stabil selamanya tanpa ada perlambatan atau percepatan. Kecuali ketika kondisinya diubah atau berubah.

Orang pertama yang secara sistematis mempelajari fenomena superfluida adalah fisikawan Rusia, Pyotr Kapitsa, pada 1930-an. Dia mendinginkan helium-4, yang ditemukan di udara, ke -271 derajat Celcius atau mendekati suhu non mutlak. Dia mengamati materi itu berperilaku  aneh sebagai superfluida, dimana  viskositas (derajat kekentalan) mendekati nol. Atas jasanya, Kapitsa dianugerahi Nobel Fisika 1978. Sejak itu berkembanglah  beberapa jenis superfluida.

Para peneliti lama percaya bahwa fluktuasi termal dapat menghancurkan semua urutan materi datar, dua dimensi, bahkan bahkan pada kondisi nol mutlak. Pandangan ini direvisi tahun 1970-an oleh David Thouless dan Michael Kosterlitz. Keduanya bertemu di Birmingham, Inggris, dan mengajukan teori fase transisi: KT transisi (Kosterlitz-Thouless transisi). Belakangan, dilengkapi menjadi  atau transisi BKT, di mana B adalah berasal dari  Vadim Berezinskii,  ahli fisika teoritis dari Moskow, yang punya ide yang sama.

Perkembangan eksperimental akhirnya membawa sejumlah penjelasan fase-fase topologi materi. Pada 1980-an, David Thouless dan Duncan Haldane mengajukan  konsep baru: teori kuantum mekanik. Konsep ini diajukan untuk menjelaskan fenomena dasar bahan penghantar listrik. Keduanya menemukan adanya keunikan rantai atom magnetik saat medan magnet kuat terpapar suhu rendah. Mereka menemukan topologi efek Hall seperti diramalkan fisikawan Jerman Klaus von Klitzing, yang juga meraiih Nobel Fisika tahun 1985.

Thouless dan Haldane membuktikan secara eksoperimental bahwa dua lapis bahan semikonduktor yang berdekatan dapat menghasilkan medan magnet kuat ketika suhunya diturunkan. Banyak materi semikonduktor berubah menjadi magnet saat ada penurunan suhu. Hal ini terjadi karena semua spin elektron dalam  atom materi tiba-tiba menunjuk ke arah yang sama, sehingga menimbulkan medan magnet yang kuat.

Dalam efek Hall kuantum, elektron bergerak relatif bebas pada lapisan antara semikonduktor dan membentuk sesuatu cairan kuantum topologi.  Dengan cara yang sama sifat baru muncul seiring dengan banyaknya partikel datang bersama-sama. Maka, elektron dalam cairan kuantum topologi juga menampilkan karakteristik mengejutkan. Efek hall kuantum terbentuk dan menghasilkan magnet kuat, tiga – empat  kali lebih besar dari potennsi elemen penyusunnya.[Dedi Junaedi]

Tags: Nobel FisikaPenyibakTopologi Materi
Share21Tweet13Send
Previous Post

Cabai Ilegal Bisa Jadi Senjata Biologis

Next Post

Kacang Polong Lebih Mengenyangkan Dibanding Daging

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

0
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

0
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

0
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

4 June 2026
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

4 June 2026
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

4 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result