Oslo, Gontornews — Pemerintah Norwegia, Rabu (28/7/2021), membatalkan rencana pembukaan kembali kegiatan ekonomi setelah penguncian. Mereka berdalih masifnya penyebaran varian Delta, yang lebih menular, membuat pemerintah berpikir ulang untuk membuka kegiatan ekonomi dalam waktu dekat.
“Kami akan melakukan penilaian pada pertengahan Agustus,” ungkap Menteri Kesehatan Norwegia, Benth Hoeie, yang dilansir Reuters.
Pemerintah Norwegia kembali membatasi layanan meja pada restoran serta membatasi pertemuan tidak lebih dari 20 orang di dalam rumah.
Pada April lalu, Pemerintah Norwegia meluncurkan rencana untuk menghapus sebagian besar pembatasan wilayah dalam empat tahap. Pada pertengahan Juni, pemerintah, bahkan, telah menyelesaikan tiga tahap pertama.
Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg, berujar bahwa langkah keempat dapat dilakukan akhir Juli atau awal Agustus. Ia mengkhawatirkan penyebaran varian Delta yang menyebar masif di seluruh dunia.
Norwegian Institute of Public Health (NIPH) melaporkan 80 persen warga dewasanya telah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara itu, 41 persen warga dewasa Norwegia telah menerima dua dosis vaksinasi penuh.
Berkat penguncian pada awal Maret 2020 dan pembatasan ketat, negeri berpenduduk 5,4 juta orang itu menjadi negara yang melaporkan kasus kematian terendah di Eropa. Mereka ‘hanya’ melaporkan 800 kasus kematian akibat Covid-19. [Mohamad Deny Irawan]




















