Jenin, Gontornews – Dua tentara Israel tewas setelah ditabrak sebuah mobil di Tepi Barat, Palestina. Selain itu, dua tentara lainnya terluka akibat kejadian tersebut.
Kedua tentara tersebut tewas setelah ditabrak mobil tang dikendarai Alaa Rateb Aa-Latif Kabha (26) warga Desa Barta, dekat Jenin, Tepi Barat saat melintas di antara para tentara yang tengah mengamankan rute di dekat pemukiman Yahudi Mevo Dotan, sebelah barat kota Jenin.
Kabar tewasnya dua tentara tersebut dibenarkan Juru Bicara Militer Israel, Letnan Kolonel Jonathan Conricus, di Twitter. Ia menulis, seorang perwira dan tentara tewas dan dua tentara terluka dalam serangan mobil yang disengaja.
“Pengendara tersebut ditahan, dirawat di rumah sakit Israel karena cedera dan diinterogasi,” kata militer seperti dikutip Reuters.
Otoritas militer Israel di Tepi Barat dengan cepat mengumumkan penghentian izin untuk keluarga pengemudi Palestina tersebut. Seorang juru bicara militer mengatakan ini termasuk 71 izin kerja dan 26 izin perdagangan.
Tentara yang terluka dibawa dengan helikopter ke Rumah Sakit Beilinson di Petah Tikva, dan dibawa ke ambulans dengan menggunakan tandu.
Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan di Twitter: “Kami akan bertindak untuk menjamin hukuman mati bagi teroris, untuk pembongkaran rumahnya dan untuk hukuman siapa saja yang berkolaborasi,”.
Sementara itu, serangan yang dilakukan Kabha disambut baik Hamas. Juru bicara Hamas di Gaza, Hazem Qassem, mengatakan hal itu terjadi 100 hari setelah Presiden A.S. Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel pada 6 Desember lalu.
“Sebuah langkah yang membuat marah orang-orang Palestina,” katanya. [Devi Lusianawati]





















