Jenewa, Gontornews — Badan kemanusiaan PBB mengatakan bahwa setiap satu dari 45 orang di dunia membutuhkan makanan, tempat tinggal, perawatan kesehatan, pendidikan, perlindungan dan sejumlah bantuan kemanusiaan lainnya. Pernyataan ini disampaikan dalam laporan tahunan kemanusiaan global 2020 yang dirilis PBB, Rabu (04/12).
Dalam laporan tersebut, kebutuhan-kebutuhan kemanusiaan yang dibutuhkan berasal dari permintaan negara-negara seperti Afghanistan, Burkina Faso, Burundi, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Chad, Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, Haiti, Irak, Libya, Mali, Myanmar, Niger, Nigeria, Palestina, Somalia, Sudan Selatan, Sudan, Suriah, Ukraina, Venezuela dan Yaman.
“Pada 2019, lebih banyak orang yang membutuhkan bantuan daripada satu tahun yang lalu. Alasannya karena banyak orang yang terkena dampak konflik dan perubahan iklim ketimbang hal-hal yang kita duga sebelumnya,” ungkap Koordinator Bantuan PBB, Mark Lowcock, sebagaimana dilansir Anadolu.
Lebih lanjut, PBB mengatakan 168 juta orang di seluruh dunia diprediksi membutuhkan bantuan serta perlindungan keamanan pada 2020 mendatang.
“Perubahan iklim, konflik dan ketidakstabilan ekonomi telah menghancurkan jutaan jiwa,” tambah Lowcock.
Di saat yang bersamaan, UNICEF, yang bertugas mengayomi anak-anak, juga merilis permohonan dana sebesar 4,2 miliar dolar AS untuk menjangkau 59 juta anak yang tersebar di 64 negara di seluruh dunia pada 2020 mendatang.
Lima permohonan UNICEF terbesar adalah anak-anak dari pengungsi Suriah serta Mesir, Yordania, Lebanon, Irak dan Turki, Yaman, Suriah, Republik Demokratik Kongo dan Sudan Selatan
UNICEF menyebut bahwa permintaan donasi tersebut merupakan yang terbesar sepanjang sejarah atau 3,5 kali dana yang diajukan pada 2010. [Mohamad Deny Irawan]
























