Baghdad, Gontornews — Pejabat tinggi PBB di Irak mengecam kekerasan dalam aksi demonstrasi yang telah menewaskan hampir 100 orang di seluruh negeri dan melukai ribuan lainnya. “Kekerasan harus dihentikan,” ujar Jeanine Hennis-Plasschaert, perwakilan khusus Sekretaris Jenderal PBB di Irak, dalam sebuah posting di Twitter.
“Dalam lima hari ini dilaporkan ada korban tewas dan cedera. Ini harus dihentikan,” tandasnya dikutip Aljazeera.
“Mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan harus dimintai pertanggungjawaban,” tambahnya.
Menurut Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia semi-resmi Irak, 99 orang telah tewas dan hampir 4.000 terluka sejak protes meletus pada Selasa (1/10). [RM]





















