Kepulauan Seribu, Gontornews— Tim peduli lingkungan Kepulauan Seribu Utara berhasil mengumpulkan sembilan meter kubik sampah pada kerja bakti lingkungan yang digelar di RT 01/01 Kelurahan Pulau Harapan.
Berdasarkan laporan audit Aktivis Lingkungan Hidup sampah plastik menempati posisi pertama sebagai kategori sampah anorganik. Sampah ini didominasi produk kemasan minuman wadah botol plastik, gelas plastik, dan air minuman dalam kemasan. Untuk tahun ini, tiga terbesar merek diduduki oleh sejumlah perusahaan makanan dan minuman penyumbang sampah plastik terbanyak. Audit itu dilakukan di tiga pulau Kepulauan Seribu yakni Pulau Air, Pulau Bokor dan Pulau Congkak sepanjang tahun 2016-2019.
Kerja bakti yang dilakukan di sebelah barat bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) itu diikuti oleh ASN kelurahan, PJLP, petugas PPSU, serta warga setempat.
“Kerja bakti diikuti 25 orang ini berhasil mengumpulkan sembilan kubik sampah,” ujar Irfan Damanhuri, Sekretaris Kelurahan Pulau Harapan, Jumat (22/11).
Menurutnya, kerja bakti ini juga menindaklanjuti usulan warga soal banyaknya tumpukan sampah di sekitar lokasi IPAL.
“Sampah organik dan sampah rumah tangga yang berhasil dikumpulkan ini untuk sementara kita kumpulkan di TPS Ambalat,” tandasnya.





















