Ankara, Gontornews — Dua jet tempur F-16 Turki melakukan penerbangan di atas wilayah udara Suriah sebagai bagian dari kampanye multinasional untuk memerangi dan memberantas ISIS di negara yang dilanda perang itu.
Sebagaimana dirilis hurriyetdailynews.com, pernyataan tertulis dari Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan pada 23 September bahwa dua F-16 Angkatan Udara Turki terbang di atas wilayah udara Suriah selama dua jam pada pukul 10 pagi hingga siang hari.
Penerbangan itu dilakukan di bawah Operation Inherent Resolve, operasi multinasional yang berusaha mengalahkan ISIS di wilayah Suriah dan Irak. Operasi ini secara resmi diluncurkan oleh Departemen Pertahanan AS pada Oktober 2014 dan kemudian diperluas dengan partisipasi puluhan negara, baik dari Barat maupun kawasan. Turki juga merupakan bagian dari operasi itu.
Pertarungan tersebut mengakibatkan ISIS kehilangan wilayah di Suriah dan Irak, tetapi masih ada kekhawatiran bahwa kelompok teroris itu dapat bangkit kembali di wilayah tersebut.
Turki belum menjadi mitra aktif dalam perang anti-ISIS sejak Amerika Serikat memutuskan untuk bermitra dengan YPG dalam memerangi jihadis di wilayah Suriah.
Presiden Turki Recep Tayyip ErdoΔan mengkritik kehadiran pasukan AS yang terus berlanjut di kawasan ini dan kemitraannya dengan YPG ketika ia mengklaim pada 21 September bahwa perang melawan ISIS telah berakhir.
Penerbangan pesawat-pesawat Turki datang saat Turki dan AS sedang dalam pembicaraan untuk menyiapkan zona aman di Suriah timur. Sejauh ini mereka telah melakukan satu misi patroli darat dan enam penerbangan pengintaian di dalam Suriah. [RM]





















