Washington, Gontornews — Gempa berkekuatan 8,2 skala Richter melanda Semenanjung Alaska Rabu malam, kata Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Gempa ini memicu peringatan tsunami.
Gempa melanda 91 kilometer tenggara kota Perryville, kata USGS dikutip Arabnews.com.
Pemerintah AS mengeluarkan peringatan tsunami untuk Alaska selatan dan Semenanjung Alaska. “Gelombang tsunami yang berbahaya untuk gempa ini mungkin terjadi dalam tiga jam ke depan di beberapa pantai,” kata Sistem Peringatan Tsunami AS dalam sebuah pernyataan.
Perryville adalah sebuah desa kecil sekitar 500 mil dari Anchorage, kota terbesar di Alaska.
Sirene peringatan tsunami terdengar di Kodiak, sebuah pulau dengan populasi sekitar 6.000 orang, di sepanjang garis pantai Alaska.
Gempa terjadi pada Rabu pukul 22.15 WIB (Kamis, 06.15 GMT).
Seorang penyiar di stasiun radio lokal KMXT mengatakan tsunami, jika terjadi, akan menghantam Kodiak pada pukul 11:55 malam.
Video yang diposting di media sosial oleh jurnalis dan penduduk di Kodiak menunjukkan orang-orang yang menjauh dari pantai saat sirene peringatan terdengar.
Peringatan tsunami juga dikeluarkan untuk Hawaii, yang berarti penduduk diminta untuk menjauh dari pantai.
Lima gempa susulan tercatat dalam waktu 90 menit setelah gempa, yang terbesar dengan kekuatan 6,2, menurut USGS.
Alaska merupakan bagian dari Cincin Api Pasifik yang aktif secara seismik.
Alaska dilanda gempa berkekuatan 9,2 pada Maret 1964, yang terkuat yang pernah tercatat di Amerika Utara. Gempa itu menghancurkan Anchorage dan menyebabkan tsunami yang menghantam Teluk Alaska, pantai barat AS, dan Hawaii. Lebih dari 250 orang tewas akibat gempa dan tsunami tersebut.
Gempa berkekuatan 7,5 juga menyebabkan gelombang tsunami di pantai selatan Alaska pada bulan Oktober, tetapi tidak ada korban yang dilaporkan. []






















