pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 29 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Persekusi Skenario Apa Lagi?

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
7 March 2019
in Kolom
0
Persekusi Skenario Apa Lagi?

foto: warta ekonomi

Oleh Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Persekusi! Kalimat ini mendadak populer sejak gaung #2019GantiPresiden muncul. Mereka yang kontra penguasa diidentifikasi, lalu dipersekusi. Ada Ustadz Abdussomad, Bachtiar Nasir, Tengku Zulkarnain, Neno Warisman, Mardani Ali Sera, Rocky Gerung, dan sejumlah nama lainnya. Mereka masuk list atau daftar orang-orang yang harus dipersekusi. Dianggap berbahaya bagi suara petahana. Tentu tidak di semua tempat.

Sempat berhenti beberapa bulan. Persekusi sepi sejak capres-cawapres ditetapkan. Sekarang kumat lagi. Korbannya orang-orang itu. Pelakunya punya latar belakang yang tak jauh beda dengan kelompok-kelompok sebelumnya. Polanya mirip. Orang duga: sutradaranya sama.

Neno, Rabu (6/3) menghadapi persekusi. Dicegat di bandara Lombok oleh sejumlah orang tak dikenal. Tapi, persekusi gagal. Karena dihalau oleh masyarakat setempat. Mirip kasus Neno saat dipersekusi di Pekanbaru, Riau.

BACA JUGA

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Di hari yang sama, Rocky Gerung diancam oleh sejumlah orang. Datang ke panitia penyelenggara dan siap perang jika Rocky Gerung dipaksakan datang untuk mengisi acara seminar di Universitas Muhammadiyah Jember, Jawa Timur. Si pengancam sudah kirim surat ke Polres, Banser dan MUI Jember. Tak diketahui, itu surat pemberitahuan atau ijin. Ijin apa juga tak diketahui. Semoga bukan ijin untuk perang. Kok ke Banser juga? Apakah gak salah alamat? Terserah Anda berimajinasi.

“Karena situasi tak kondusif, mengancam keamanan dan rawan konflik sosial, maka aparat kemudian melarang Rocky Gerung.” Biasanya begitu nanti endingnya. Ah, itu sih lagu lama. Yang melanggar siapa, yang dilarang siapa. Kebolak-balik.

Viral di medsos bahwa pelaku yang ancam perang adalah oknum kader partai pendukung petahana. Posisinya sekarang sedang nyaleg. Tetap masih harus diklarifikasi, benar tidak “si penabuh genderang perang” itu oknum partai. Kalau benar, ya gak perlu kaget.

Yang pasti, persekusi akhir-akhir ini sudah mulai jadi budaya. Ini bahaya! Pertama, merusak demokrasi. Menebar rasa takut kepada masyarakat. Dakwah dan forum-forum ilmiah terasa terintimidasi. Kampus dan majelis ta’lim tak lagi jadi mimbar bebas untuk mengekspresikan pikiran dan pendapat rakyat.

Kedua, ini akan memicu konflik sosial. Masyarakat yang terlalu lama merasa tertekan dan terintimidasi, mereka hanya butuh waktu untuk meledak. Sekali ada trigger, kemarahan itu akan tumpah. Seperti bom waktu, menunggu momentum dan hilangnya kesabaran. Soal ini, lengkap dijelaskan dalam teori konfliknya Marx, Lewis Coser dan Jonathan Turner. Silakan baca!

Diam tak berarti takut. Diam itu menghitung kekuatan dan mengukur dampak sosialnya untuk bangsa dan negara. Tapi, kalkulasi rasional itu bisa hilang seketika jika triggernya kuat. Orde Lama dan Orde Baru sudah mengalami itu. PKI yang dalam sejarah Indonesia pernah menebar teror di mana-mana, akhirnya dibantai habis setelah G 30S PKI terjadi. Itulah trigger.

Persekusi Neno dan Rocky yang sempat berhenti, lalu muncul lagi jelang akhir masa kampanye menyisakan satu pertanyaan penting: ada apa? Adakah ini hanya bagian dari kepanikan seperti persekusi-persekusi sebelumnya? Atau ini berada dalam design strategi baru? Ini yang harus dibedah, bahkan diwaspadai. Bicara apa yang ada di balik persekusi lebih menarik dan penting, daripada sekedar membahas persekusinya sendiri.

Prabowo-Sandi untuk saat ini menguat dukungannya. Sejumlah survei, meski tak dirilis di media, menyebut sudah terjadi crossing. Suara Prabowo-Sandi menyalib Jokowi-Ma’ruf. Dengan sendirinya, kelompok pendukung Prabowo-Sandi sudah jadi mayoritas. Psikologi mayoritas akan merasa lebih kuat. Ini membuat mereka lebih mudah dipancing keluar untuk melawan setiap orang “yang dianggap” mengganggu mereka. Kalau ini berhasil, maka akan terjadi benturan dua kelompok anak bangsa.

Ada kekhawatiran bahwa sekenario membenturkan dua kelompok pendukung capres-cawapres sedang dimainkan oleh pihak-pihak tertentu. Takutnya begitu. Tentu, ini melibatkan sutradara yang terlatih, berpengalaman dan punya jam terbang tinggi. Tujuannya? Chaos. Kalau sudah chaos, pemilu bisa ditunda.

Menghayal! Boleh jadi. Tapi, segala kemungkinan bisa terjadi dalam dunia politik. Sebuah dunia yang paling sulit ditebak ujung ceritanya. Unpredictable. Inilah yang membuat penasaran dan menggoda banyak orang untuk ikut terlibat dalam permainan.

Coba perhatikan! Setelah sekian lama adem ayem. Neno kampanye sana-sini aman. Begitu juga Rocky Gerung, bebas mengisi ceramah di kampus-kampus. Mendadak, persekusi muncul lagi setelah sekian bulan beristirahat. Adakah hubungannya dengan elektabilitas petahana yang terus turun? Bukankah persekusi itu justru semakin membuat elektabilitas petahana semakin terpuruk? Tidakkah rakyat semakin tak simpati dengan model persekusi? Dan rakyat yang punya hak pilih, kenapa dibuat kecewa? Atau ada sekenario lain? Sekenario membatalkan pemilu? Inilah yang harus diwaspadai jelang akhir masa kampanye ini. Salah langkah, rawan! Semua bisa berantakan!

Tags: PersekusiPetahana
Share22Tweet9Send
Previous Post

Habib Zein Mundur dari Mutastar NU

Next Post

ο»ΏPentingnya Umat Islam Melek Politik

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

0
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

0
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

0
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

0
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

0
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

29 August 2026
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

29 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

29 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result