Kiev, Gontornews — Lima anggota awak tewas dan tiga lainnya cedera ketika sebuah pesawat kargo Ukraina-Antonov-12 melakukan pendaratan darurat di dekat bandara Lviv setelah kehabisan bahan bakar dan menghilang dari radar, kata pihak berwenang Ukraina.
Seperti dirilis hurriyetdailynews,com, tidak jelas jenis kargo apa yang ada di pesawat. Kantor berita Unian Ukraina menggambarkannya sebagai pesawat kargo militer.
Menteri Infrastruktur Ukraina Vladyslav Krykliy mengumumkan jumlah korban tewas di halaman Facebook-nya dan mengatakan penyelidikan sedang dilakukan.
Dia mengatakan, pesawat itu membawa tujuh anggota awak dan satu penumpang pada 4 Oktober pagi ketika berusaha melakukan pendaratan darurat karena kekurangan bahan bakar.
Layanan darurat regional mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa regu penolong menyelamatkan tiga orang dari reruntuhan yang dirawat di rumah sakit karena cedera.
Kementerian Infrastruktur mengatakan, pesawat itu merencanakan pemberhentian pengisian bahan bakar di Lviv. Laporan berita Ukraina mengatakan pesawat itu jatuh 1,5 kilometer dari landasan. Pesawat itu jatuh di tanah dan tumbuh-tumbuhan di dekat stadion sepak bola dan kuburan. Bandara Lviv telah ditutup karena kecelakaan itu.
Operator bandara Spanyol AENA mengonfirmasi bahwa penerbangan kargo UKL4050 yang dioperasikan oleh Ukraina Air Alliance telah berangkat dari bandara Vigo tepat setelah tengah malam pada 4 Oktober. Pesawat kargo telah tiba di Vigo sehari sebelumnya dari Toulouse, Prancis. [RM]






















