Dares Salaam, Gontornews — Sebuah pesawat Precision Air jatuh ke Danau Victoria menewaskan sedikitnya tiga orang pada hari Ahad (6/11) sebelum mendarat di kota Bukoba, Tanzania barat laut, kata polisi.
Menurut polisi, “cuaca buruk” menyebabkan kecelakaan itu, saat pesawat terbang pada ketinggian sekitar 100 meter (328 kaki).
“Hujan dan pesawat jatuh ke air. Semuanya terkendali,” kata komandan polisi regional William Mwampaghale kepada wartawan.
Mwampaghale mengatakan tim penyelamat “berhasil menyelamatkan para penumpang.”
Kantor berita AFP melaporkan, mengutip seorang pejabat regional, pesawat itu mengangkut 43 orang – termasuk dua pilot dan dua awak kabin.
“Saat kami berbicara, kami telah berhasil menyelamatkan 26 orang yang dibawa ke rumah sakit rujukan,” kata komisaris regional Albert Chalamila seperti dikutip dw.com.
“Operasi penyelamatan masih berlangsung dan kami berkomunikasi dengan pilot.”
Pesawat penumpang domestik itu berangkat dari ibukota Dares Salaam.
Video di media sosial menunjukkan pesawat Precision Air hampir sepenuhnya tenggelam, dengan hanya ekor maskapai berwarna hijau dan coklat yang terlihat di atas air.
Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan mengucapkan belasungkawa kepada “semua korban” meminta tenang.
“Saya sedih mendengar berita kecelakaan yang melibatkan pesawat Precision Air,” tulisnya di Twitter. “Mari kita tenang ketika penyelamat melanjutkan misi penyelamatannya sambil berdoa kepada Tuhan untuk membantu kita.”[]
























