Sydney, Gontornews — Sejumlah penumpang penerbangan maskapai Qantas Airways memutuskan untuk keluar dari pesawat melalui pintu darurat di Sydney Airport Australia, Ahad (15/12).
Perusahaan Qantas Airways memastikan bahwa penerbangan nomor QF575 dari Perth menuju Sydney terpaksa kembali karena masalah hidrolik.
“Setelah kembali ke gerbang, kapten membuat keputusan untuk mengevakuasi pesawat sebagai tindakan pecegahan dengan tiga pintu darurat dikerahkan,” ungkap pernyatan resmi Qatar Airways sebagaimana dilansir Reuters.
Media lokal Australia, Australian Broadcasting Corporation (ABC), mengatakan bahwa pesawat sempat mengalami kendala saat mendarat dan sejumlah asap mulai masuk ke kabin.
“Saat kami berada di landasan kami mulai mencium bau sesuatu yang terbakar,” ungkap salah seorang penumpang Qantas Airways QF575, Dillon Parker.
Sementara itu, Juru bicara Qantas Airways, menyebut adanya masalah hidrolik dalam insiden yang menyebabkan kabin dipenuhi asap.
“Saya pikir itu mungkin berasal dari cairan hidrolik yang dipompa oleh sistem pendingin udara. Saya belum pernah mendengar ada indikasi asap,” kata juru bicara Qantas Airways.
“Itu mungkin tampak seperti asap. Tetapi sebenarnya itu adalah kepulan asap yang berasal dari sistem hidrolik,” pungkas Juru bicara Qantas Airways. [Mohamad Deny Irawan]




















