Manchester, Gontornews — Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May mengutuk insiden ledakan dalam konser Ariana Grande di Manchester, Senin (22/5) malam. Ia menyebutnya sebagai “serangan teroris yang mengerikan.”
“Kami bekerja untuk menetapkan rincian lengkap tentang apa yang sedang ditangani oleh polisi sebagai serangan teroris yang mengerikan,” kata May dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Aljazeera.
May akan mengadakan pertemuan komite keamanan utama negara tersebut pada pukul 09:00 waktu setempat (08:00 GMT).
Ledakan yang terjadi saat konser Ariana Grande itu menewaskan 22 orang dan melukai puluhan orang lainnya. [Rusdiono Mukri]




















