Amman, Gontornews — Perdana Menteri Yordania Hani al-Mulki mengundurkan diri hari ini. Raja Yordania Abdullah II telah menerima pengunduran diri itu.
Seperti dirilis Aljazeera, Mulki mengajukan pengunduran dirinya dalam pertemuan dengan Raja Abdullah II pada hari Senin (4/6).
Pengunduran dirinya terjadi di tengah protes massal atas kenaikan harga dan tagihan reformasi pajak penghasilan.
Menurut sumber resmi, langkah itu bertujuan untuk meredam kemarahan atas kebijakan ekonomi.
Protes telah terjadi di seluruh ibukota Amman dan kota-kota lainnya selama empat hari terakhir. Para pemrotes menyerukan agar pemerintah membatalkan tagihan itu. Mereka juga menuntut pemecatan Mulki, yang pemerintahnya mengusulkan menaikkan pajak penghasilan paling sedikit lima persen. [Rusdiono Mukri]





















