Washington, Gontornews — Senator Amerika Serikat menuduh Presiden Donald Trump mengistimewakan “Arab Saudi” karena tidak mengambil tindakan hukum terhadap kerajaan atau Putra Mahkota Mohammed bin Salman atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Keputusan Trump seperti suapan yang menjilat kedapa otoriter asing, tulis Senator Demokrat Tim Kaine dalam tweetnya pada hari Selasa.
“Ini hanya masalah waktu sampai tindakan presiden seperti ini langsung mengancam keamanan kami,” tambahnya.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Trump mengatakan AS bermaksud untuk tetap menjadi “mitra setia” Arab Saudi – meskipun “itu sangat mungkin” bahwa Pangeran Muhammad mengetahui tentang pembunuhan Khashoggi.
“Kami mungkin tidak pernah tahu semua fakta seputar pembunuhan Jamal Khashoggi. Bagaimanapun, hubungan kami dengan Kerajaan Arab Saudi,” kata Trump dikutip Aljazeera.
Dia menambahkan, tidak berniat untuk membatalkan kesepakatan militer dengan Saudi.
Ia mengatakan, “Jika kita dengan bodoh membatalkan kontrak ini, Rusia dan Cina akan menjadi penerima manfaat yang sangat besar”. [Rusdiono Mukri]






















