Lebak, Gontornews — Presiden Joko Widodo menyambangi Pondok Pesantren La Tansa Lebak Gedong, Lebak, Banten, Selasa (7/1). Dalam kunjungan kali ini, Jokowi memantau kondisi Ponpes La Tansa yang terdampak banjir bandang, Selasa (1/1).
Selain Ponpes La Tansa, banjir bandang yang disebabkan meluapnya sungai Ciberang tersebut juga meluluhlantakkan sejumlah rumah dan bangunan di wilayah Kecamatan Cipanas, Lebak Gedong dan Kecamatan Sajira.
“Bangunan-bangunan ini terlihat di kompleks Pondok Pesantren La Tansa Desa Banjaririgasi di Lebak Gedong Banten dan pengungsi masih berlindung di Gelanggang Olahraga (GOR) Lebak Gedong, dua lokasi yang saya kunjungi hari ini,” ungkap Presiden Jokowi dalam akun Instagram-nya.
“Saya datang untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bencana terpenuhi,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Kabupaten Lebak menyebabkan 19 bangunan sekolah dan 1.410 rumah warga rusak.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi juga memerintahkan kepada perambah hutan dan penambang hutan ilegal untuk menghentikan aktivitasnya.
“Beberapa bencana banjir bandang di Lebak seperti perambahan hutan dan penambangan emas secara ilegal harus segera dihentikan.”
“Jangan demi keuntungan satu, dua, tiga orang, kemudian ribuan lainnya dirugikan,” kata Jokowi.
Terakhir, Jokowi juga meminta kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun dan menyelesaikan pembangunan jembatan antardesa di Banten.
“Saya juga memerintahkan kepada Menteri PUPR untuk menyelesaikan sekitar 30 jembatan antardesa di Banten dalam beberapa bulan mendatang,” tutup Jokowi. [Mohamad Deny Irawan]


















