Bogor, Gontornews — Sebanyak 16 produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik warga Perumahan Bukit Azzikra, Bogor, resmi mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sertifikasi ini merupakan hasil partisipasi warga dalam Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang digelar sejak Agustus 2025.
Program SEHATI hadir sebagai dukungan pemerintah bagi UMKM dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal. Di Azzikra, proses pendampingan dilakukan oleh Salwa Nikmattul Ramadhani, Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dari Halal Hub GIM Indonesia, bersama Muhammad Yusuf Ibrahim yang juga sekaligus dosen Universitas Satya Terra Bhinneka.
“Antusiasme warga sangat tinggi. Lebih dari 30 UMKM mendaftar, dan 16 di antaranya berhasil mendapatkan sertifikat halal. Ini menjadi tonggak penting bagi pelaku usaha di Azzikra,” ujar Salwa Nikmatull Ramadhani, Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dari Halal Hub GIM Indonesia.
Adapun UMKM yang telah menerima sertifikat halal mencakup kategori sambal dan bumbu, roti dan kue, hingga kedai makanan dan minuman. Beberapa di antaranya yaitu Manaloka Cookies, Madu Qadsuna, Kedai Halwa, Sambal Empat Amah, dan Bassam Cookies.
Menurut Muhammad Yusuf Ibrahim, sertifikasi halal bukan hanya syarat administratif, tetapi juga nilai tambah dalam pemasaran produk. “Dengan sertifikasi halal, UMKM Azzikra semakin siap bersaing di pasar nasional dan turut mendukung visi Indonesia sebagai pusat halal dunia,” ungkapnya dalam rilis yang diterima gontornews.com.
Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) merupakan inisiatif pemerintah melalui BPJPH yang ditujukan bagi UMKM agar dapat memperoleh sertifikasi halal tanpa biaya, dengan syarat dan ketentuan tertentu. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperluas pasar produk halal Indonesia. [Mohamad Deny Irawan]




















