Doha, Gontornews — Qatar telah memberlakukan serangkaian langkah-langkah untuk menahan penyebaran virus corona, termasuk penutupan taman dan tempat-tempat publik lainnya.
Qatar mencatat kematian pertamanya dari virus korona, seorang warga Bangladesh, dan 28 kasus lagi sehingga totalnya menjadi 590 infeksi, kata kementerian kesehatan negeri itu.
Warga negara Bangladesh berusia 57 tahun itu menderita penyakit kronis sebelumnya, tulis kantor berita negara QNA.
Sebagian besar kasus corona di Qatar telah didiagnosis di antara buruh migran, dan pihak berwenang telah mengunci sebagian besar zona industri tempat banyak pekerja tinggal dan bekerja.
Jumlah total kasus virus corona yang dikonfirmasi melonjak menjadi 590, karena ada tambahan 28 orang yang dinyatakan positif. Sementara 45 pasien sejauh ini telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit sejak awal wabah, kata kementerian kesehatan. []
























