Yerusalem, Gontornews — Rambu-rambu penunjuk jalan Kedutaan AS dipasang di Yerusalem pada hari Senin (7/5) menjelang pembukaan Kedutaan AS pekan depan di kota itu.
Seperti dirilis Aljazeera, rambu-rambu itu, dalam bahasa Inggris, Ibrani dan Arab, dipasang oleh para pekerja dekat ke lokasi Yerusalem selatan dari gedung konsulat AS yang akan diubah menjadi kedutaan ketika secara resmi direlokasi dari Tel Aviv pada tanggal 14 Mei mendatang.
Pada bulan Desember, Presiden AS Donald Trump menyebut Yerusalem ibukota Israel dan berencana untuk memindahkan kedutaan negaranya ke kota itu.
Langkah itu memicu kecaman internasional dan memicu gelombang protes di wilayah Palestina yang diduduki.
Selama kampanye pemilihannya pada tahun 2016, Trump berulang kali berjanji untuk memindahkan kedutaan dan mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Namun, pada Juni 2017, seperti pendahulunya, Trump menandatangani pengabaian enam bulan untuk menunda relokasi, yang akan mempersulit upaya AS untuk melanjutkan kembali perundingan perdamaian Israel-Palestina yang telah lama terhenti. [Rusdiono Mukri]



















