Jakarta, Gontornews — Pada hari Jumat sampai Ahad, 28-30 Oktober 2022, Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Andang Heryahya, Wakil Rektor Bidang Humas, Alumni dan Kemahasiwaan Faried Kurnia Rahman, dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Tazkia Afif Zaerofi, melakukan roadshow ke lima pondok pesantren di Kota Garut, Tasik dan Ciamis.
Lima pondok pesantren yang dikunjungi yaitu Pondok Pesantren PERSIS Tarogong Garut, Pondok Pesantren PERSIS Benda dan Pondok Pesantren Nurul Falah Condong Tasikmalaya, Pesantren Darussalam Ciamis dan Pesantren Tahfizh MDF Ciamis. Silaturahim dilakukan dalam rangka sinergi dalam pengembangan SDM pondok pesantren, integrasi keilmuan, penelitian, pengabdian masyarakat dan sosialisasi industri halal.
Pimpinan Pondok Pesantren PERSIS Tarogong, KH Iqbal Santoso menyambut gerakan ekonomi pesantren dan pengembangan akuntansi pesantren. Menurut KH Iqbal, ada beberapa alumni pondoknya yang kuliah di Kampus Tazkia setiap tahun. Sedangkan Pimpinan Pondok Pesantren Condong, KH Diding Darul Falah menyambut baik sinergi antara dua lembaga, misalnya pengiriman pendidik pondok ke Kampus Tazkia.
Pimpinan Pondok Pesantren PERSIS Benda, KH Asep Abdul Hamid Amien mengatakan bahwa pondoknya telah mempekerjakan alumni dari Kampus Tazkia yang ternyata sangat adaptif dan berinovasi dalam bertugas. Adapun Pondok Pesantren Darussalam yang dipimpin oleh KH Fadlil Munawwar Manshur menyatakan bahwa saat ini pondok dan kampus yang didirikannya khusus dalam bidang pendidikan agama Islam.
Begitu juga perguruan tinggi yang didirikannya, Institut Agama Islam Darussalam hanya fokus di bidang agama. Saat ini IAI Darussalam dipimpin oleh Hani Herlina. Sinergi antardua institusi ini akan mempererat ranah pengembangan pendidikan ekonomi syariah. Adapun Pondok Pesantren MD Fathahillah yang didirikan oleh pakar jantung, Prof Dede Kusmana mengatakan bahwa sinergi yang telah berlangsung selama ini akan terus ditingkatkan.
Pondok yang khusus dalam bidang tahfiz Al-Qurโan dapat digandengkan dengan program Hafizpreneur di Kampus Tazkia. Rombongan juga diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Asep Saeful Rahmat yang sekaligus menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Ciamis. Asep mengatakan bahwa kehadiran Tazkia sangat diperlukan untuk mengembangkan kualitas guru-guru dalam bidang ekonomi digital syariah dan ekonomi halal.[]




















