Palu, Gontornews — Koordinator Relawan Gontor untuk Bencana Alam Palu menuturkan, selain membutuhkan bantuan sembako dan pakaian, para pengungsi juga membutuhkan peralatan masak.
Relawan Gontor mendapati kamp pengungsian di daerah Jono Oge yang menampung 350 orang belum mendapatkan makanan.
“Kami merasa sedih saat ikut membagikan nasi bungkus serta makanan yang lainnya. Dalam pantauan kami, ada salah satu pengungsi di daerah Jono Oge berisi 350 orang sangat berterima kasih kepada kami hanya karena mendapatkan satu bungkus nasi,” ungkap Koordinator Relawan Gontor atas bencana Alam Palu, Ustadz Cecep Sobar Rohmat, kepada Gontornews, Kamis (18/10).
Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, Relawan Gontor mendapati para pengungsi mengeluhkan alat masak di kamp pengungsian meski bantuan makanan berangsur-angsur masuk ke daerah-daerah yang membutuhkan.
“Meski para pengungsi mendapatkan sembako dan bahan mentah, ternyata mereka kebingungan untuk mengolah bahan-bahan mentah karena ketidaksediaan fasilitas masak,” jelas Ustadz Cecep.
“Kami bisa melihat dari wajah mereka rasa senang karena mendapatkan nasi yang sudah matang, selain itu juga tetap kami laksanakan pemeriksaaan terhadap kesehatan mereka,” pungkasnya sambil menangis melihat keadaan pengungsi. [Mohamad Deny Irawan]
Untuk penyaluran bantuan melalui Relawan Gontor di Palu dapat dilakukan melalui rekening BRI a.n Pondok Modern Gontor 13, 5203-01-012027-53-4 dan Bank Syariah Mandiri (kode 451) a.n Pondok Modern Gontor 13 di nomor 710-983-7398 dan konfirmasi ke Ustadz Cecep Sobar Rohmat di nomor +62 813-3575-3360





















