Washington, Gontornews – Siapa yang tidak tahu semut api? Badannya yang merah, ukurannya yang cukup besar dari ukuran semut kebanyakan dan tentu saja sengatannya yang sungguh menyakitkan.
Selain kelebihan fisik di atas, sebuah penelitian menunjukkan bahwa semut api mampu bekerja lebih efektif dan efisien.
Sebuah penelitian yang dirilis oleh Georgia Tech menemukan bahwa saat semut api membangun sarang, ada beberapa semut yang hanya diam tanpa melakukan apa-apa dan bahkan terlihat tidak berguna.
Namun, para peneliti menilai bahwa pada saat itu, semut bersikap selektif dalam mengerjakan sesuatu. Bisa dibilang, semut bermalas-malasan agar mereka mendapatkan keuntungan yang diharapkan.
Secara teknis, para peneliti mempelajari 30 kelompok semut api yang ditandai dengan warna-warna tertentu dan ditugasi untuk membangun terowongan dalam wadah berdinding kaca di laboratorium yang telah disiapkan.
Dalam penelitian tersebut, peneliti menemukan bahwa 70% penggalian mampu diselesaikan hanya dengan menggunakan 30% jumlah semut di tiap kelompok saja.
Semut-semut yang terlihat diam tidak melakukan sesuatu sebetulnya sedang ‘membantu’ kawanan semut pekerja lainnya agar penggalian terowongan tidak penuh sesak yang berpotensi menghambat proses penggalian sarang.
“Apa yang ditemukan pada tingkah laku semut pada jarak dekat seperti ini bisa dikatakan sebagai cara terbaik yang bisa dilakukan oleh semut. Terkadang, Anda perlu mendistribusikan tingkat kemalasan Anda dan membiarkan beberapa anggota kelompok untuk menyerah (agar lebih efektif),” ungkap ahli fisika Georgia Tech yang tergabung dalam penelitian ini, Daniel Goldman, sebagaimana dilansir the Washington Post.
“Ini adalah contoh bagus di mana hal yang dilakukan oleh sedikit orang mampu menghasilkan manfaat bagi banyak orang atau bahkan lebih banyak lagi,” kata Ofer Feinerman, seorang peneliti semut dari Weizmann Institute of Science, Israel.
“Tampaknya, semut mampu melakukan hal terbaik yang bisa ia lakukan,” pungkas Feinerman.
Barangkali, tingkah laku semut api di atas merupakan bukti bagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 249: “Wa kam min fiatin qalīlatin ghalabat fiatan kathīratan bi idznillāh. Wallāhu ma’a al-Ṣābirīn” (Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar). Setujukah Anda? [Mohamad Deny Irawan]


















