Beirut, Gontornews — Politisi senior Lebanon, Saad Al-Hariri, kembali menduduki kursi Perdana Menteri Lebanon untuk yang keempat kalinya, Kamis (22/10). Pejabat senior PBB memperingatkan bawah kekuatan politik tradisional Lebanon tidak akan mampu menanggulangi kekacauan politik tanpa pemerintahan yang efektif.
Dalam sambutan perdananya, ia berjanji untuk segera membentuk kabinet kerja demi mengatasi krisis terburuk Lebanon sejak perang saudara 1975-1990. Hariri berniat untuk membentuk kabinet dari kalangan profesional untuk mereformasi ekonomi dan keuangan dalam negeri demi menerima bantuan luar negeri.
Namun, Reuters memprediksi Hariri akan mendapat tantangan besar dari model politik sektarian Lebanon guna mendapatkan persetujuan kabinet.
Selain menghadapi lonjakan Covid-19, pemerintah Lebanon juga menghadapi dampak buruk ekonomi pascaledakan pelabuhan Beirut beberapa waktu lalu. Pemerintah melansir 200 orang tewas dan merugikan negara hingga miliaran dolar Amerika Serikat. Akibat ledakan ini pula, pemerintah sebelum Hariri terpaksa mengundurkan diri dari jabatannya.
“Saya memberi tahu warga Lebanon yang menderita kesulitan sampai putus asa bahwa saya bertekad untuk menghentikan keruntuhan yang mengancam ekonomi, masyarakat dan keamanan kami,” kata Hariri kepada Reuters.
Sementara itu, pejabat senior PBB, Jan Kubis, memperingatkan pemerintah Lebanon untuk membentuk pemerintahan efektif demi menanggulangi kekacauan politik. “Jangan mengandalkan keajaiban, pilihan luar negeri atau bantuan dari eksternal. Penyelamatan negara harus dimulai dari Lebanon oleh (masyarakat) Lebanon,” ungkap Kubis.
Sebagian besar warga Lebanon terkesan putus asa terhadap kondisi negaranya. Meski demikian, terpilihnya kembali Hariri sebagai Perdana Menteri Lebanon untuk yang keempat kalinya membawa sedikit harapan.
“Jika mereka menurunkan seorang perdana menteri, pemerintah Lebanon tidak akan berfungsi. Karena pada dasarnya, Lebanon tidak memiliki negara bagian,” ungkap seorang pemilik toko di Beirut, Adnan. [Mohamad Deny Irawan]


















