Ottawa, Gontornews — Menteri Pertahanan Kanada, Harpist Sajjan, menginstruksikkan sekitar 150-200 tentara Kanada untuk membantu masyarakat membuka akses jalan yang tertutup akibat badai salju di Newfoundland dan Labrador pada Ahad (19/1).
Selain mengerahkan ratusan tentara, Angkatan bersenjata Kanada juga mengerahkan dua pesawat angkut dan dua helikopter demi mengangkut para pasukan. Badai salju setidaknya menimbun di St John, ibu kota Newfoundland, setinggi 76,2 cm serta menghembuskan angin berkecepatan 130 km per jam.
Tidak hanya itu, sejumlah jalan utama di Kanada tidak dapat dilalui akibat timbunan salju. Meski berada dalam kondisi darurat, pihak berwenang memastikan pompa bensin dan apotek bisa kembali beraktifitas.
โHari ini (Ahad, 19/1), anda memiliki 150-200 personel di lapangan yang bersiap untuk memberikan dukungan. Angka ini bisa meningkat menjadi 250 hingga 300 personle dalam beberapa hari mendatang,โ ungkap Menteri Pertahanan Kanada, Harpits Sajjan, di sela-sela rapat kabinet di Winnipeg, Manitobam, sebagaimana dilansir Reuters.
Sajjan memastikan bahwa pasukan cadangan yang diproyeksikan untuk membantu pembukaan jalan di St Jhon akan datang dari sejumlah tempat di Kanada.
Sementara itu, Wali Kota St Jhon, Danny Breen, mengatakan bahwa kondisi salju ini akan terus terjadi dengan perkiraan salju yang menutupi jalan akan bertambah hingga 10 cm pada Ahad malam.
โKita benar-benar harus membuka jalan. Kita perlu memastikan akses ke rumah sakit menjadi lebih baik,โ pungkas Walikota St John, Danny Breen kepada Canadian Broadcasting Corp, Ahad. [Mohamad Deny Irawan]





















