Jakarta, Gontornews — Silaturahmi adalah hal yang penting bagi umat Islam, selain dapat meluaskan rezeki, silaturahmi juga sebagai momen berbagi informasi. Oleh sebab itu penting untuk selalu menjaga silaturahmi. Sementara berwirausaha merupakan sembilan dari sepuluh pintu rezeki yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya.
Untuk itu, Pengusaha Muda Milenial, Sandiaga Salahudin Uno, saat menjadi Keynote Speaker dalam Mejelis Virtual Majalah Gontor mengatakan, wirausaha berbasis pada silaturahmi. Para entrepreneur harus terus menjaga silaturahmi, baik kepada keluarga, saudara maupun sahabat. “Makmur itu bersaudara,” ungkapnya.
Laki-laki yang akrab dipanggil Bang Sandi inipun menceritakan bagaimana silaturahmi membawanya pada kesuksesannya hingga saat ini. Kekuatan silaturahmi yang dirasakan begitu besar saat dirinya berada pada masa-masa sulit.
Pada tahun 1997, tepat ketika krisis moneter tidak hanya melanda Indonesia namun se-Asia Tenggara, membuat dirinya harus kehilangan lapangan pekerjaan. Bahkan tidak hanya itu, ia mengaku hampir bangkrut lantaran kondisi ekonomi Indonesia yang semakin terpuruk.
“Jadi saat itu pernah kerja, saya pernah di PHK,” jelasnya kepada 700 lebih peserta Mejelis Virtual Majalah Gontor.
Bang Sandi melanjutkan bahwa ketika itu, ia mencoba untuk memperbaiki kondisi dengan meningkatkan silaturahmi. Hingga akhirnya, ia pun bangkit, dengan memulai usaha yang hanya mempekerjakan tiga karyawan saja.
Ia percaya bahwa musibah yang ia hadapi selalu ada hikmah yang pada akhirnya berujung keberkahan. Bahkan saat ini, ia telah berhasil membuka 30 ribu lapangan pekerjaan di seluruh Indonesia, keberhasilan yang berawal pada silaturahmi.
“Bersilaturahmi itu kekuatannya luar biasa,” ungkapnya kembali.
Ia mengajak seluruh peserta yang sebagian besar kaum milenial untuk bangkit bersama dalam berwirausaha. Sebab menurutnya, Pandemi Covid 19 saat ini, merupakan kesempatan emas bagi kaum milenial untuk bangkit dan peluang usaha sangat terbuka lebar walaupun dalam ruang lingkup yang terbatas.
“Tapi ada tatanan baru yang dilahirkan oleh adanya pandemi, yaitu kita memulai usaha secara kolaborasi,” tandasnya.
Selain itu, Bang Sandi juga memberikan apresiasi kepada Majalah Gontor karena telah menumbuhkan semangat wirausaha di tengah pandemi. “Ketika lapangan pekerjaan tertutup, maka kita yang harus membuka lapangan pekerjaan dengan berwirausaha,” tegasnya.[Devi]






















