Paris, Gontornews — Arab Saudi mengancam akan melakukan aksi militer terhadap tetangganya, Qatar, jika negeri itu membeli sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia, harian Prancis Le Monde melaporkan pada Jumat (1/6).
Seperti dirilis Aljazeera, dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Presiden Emmanuel Macron dari Prancis, Raja Saudi Salman menyatakan keprihatinannya atas pembicaraan yang sedang berlangsung antara Moskow dan Doha untuk penjualan sistem senjata anti-pesawat canggih itu.
Raja Saudi, yang meminta Prancis meningkatkan tekanannya pada Qatar, mengatakan dia khawatir tentang konsekuensi dari pembelian sistem rudal permukaan-ke-udara bergerak itu. Sebab, hal itu mengancam keamanan Saudi.
“[Dalam situasi seperti ini], Kerajaan akan siap untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menghilangkan sistem pertahanan ini, termasuk tindakan militer,” kata Raja Salman seperti dikutip dalam surat itu, yang kontennya diperoleh Le Monde melalui sumber yang dekat dengan Istana Elysee.
Pada bulan Januari, duta besar Qatar untuk Rusia mengatakan pembicaraan untuk akuisisi atau pembelian sistem pertahanan udara terus berlanjut.
Ini terjadi setelah penandatanganan perjanjian kerjasama militer dan teknis antara kedua negara pada Oktober 2017 untuk kerjasama lebih lanjut di bidang pertahanan selama kunjungan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu ke negara Teluk itu. [Rusdiono Mukri]





















