Istanbul, Gontornews — Tiga bom molotov dilemparkan ke Masjid Köprülü Hacı İbrahim Aga di Provinsi Limassol, Siprus Yunani, pada 1 Juni.
Hurriyetdailynews.com merilis, molotov yang dilemparkan ke pintu masuk masjid itu segera diketahui dan langsung dipadamkan.
Kalimat islamofobia juga ditulis di dinding masjid oleh orang-orang yang tidak dikenal. Polisi Siprus Yunani telah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Berbicara kepada Kantor Berita Demirören, Talip Atalay, kepala Direktorat Urusan Agama di Siprus Turki, sangat mengutuk serangan terhadap masjid tersebut.
Ia menyatakan menolak segala bentuk rasisme dan diskriminasi. “Insiden ini tidak dapat diterima,” tandas Atalay.
Masjid itu juga pernah dibakar oleh orang tak dikenal delapan tahun lalu.
Masjid itu dibangun pada tahun 1826 atas perintah Jenderal Ottoman Köprülü Hacı İbrahim Aga.
Namun, masjid itu hancur total terkena banjir pada tahun 1894. Kemudian masjid itu dibangun kembali pada tahun 1913 sesuai bentuk aslinya. []





















