Denpasar, Gontornews – Untuk pertama kalinya perguruan tinggi di Indonesia dipimpin oleh orang asing. Ini setelah Jang Youn Cho yang berasal dari Korea Selatan menjadi Rektor Universitas Siber yang diselenggarakan di Universitas Nasional (Unas) Jakarta.
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengenalkan rektor asing itu di Hotel Grand Ina, Sanur, Denpasar, Bali, Senin (26/8).
“Pertama kali rektor asing yang masuk di Indonesia yaitu di Universitas Siber di Indonesia yang diselenggarakan Universitas Nasional Jakarta,” kata Nasir dikutip medcom.id.
Ia mengatakan, Universitas Siber yang diselenggarakan Unas ini merupakan lembaga pendidikan pertama yang sistem pendidikannya berbasis online (daring).
“Universitas ini adalah yang pertama kali di Indonesia yang berbasis pada online, di mana mereka yang rektor tadi punya pengalaman mengelola perguruan tinggi (berbasis daring) ,” ujar Nasir.
Menurutnya, Cho mempunyai rekam jejak yang bagus. Cho pernah mempunyai pengalaman di dua universitas yang berbeda negara. Ia memiliki pengalaman di Hankuk University, Korea Selatan dan pernah menjadi dosen di sebuah universitas di Amerika Serikat.
Nasir mengatakan, pengadaan rektor asing ini bukan karena tidak adanya rasa nasionalisme. Namun, pengadaan rektor asing ini dilakukan untuk mendorong universitas di Indonesia agar setara dengan universitas di luar negeri. Karena itu, Cho dituntut untuk bisa memajukan mutu pendidikan di Indonesia setara dengan pendidikan internasional.
Pengadaan rektor asing ini masih dalam tahap percobaan. Rektor asing baru akan dilakukan di beberapa kampus swasta. Untuk kampus negeri, Kemenrisdikti sedang melakukan pengkajian. “Untuk PTN kami masih memperbaiki peraturan-peraturan yang terkait. Harapan saya mereka bisa berkolaborasi juga untuk meningkatkan kualitas,” papar Nasir. [RM]





















