Melbourne, Gontornews — Badan meteorologi Selandia Baru mengeluarkan peringatan bahaya tentang potensi badai besar yang mengancam sejumalh wilayah di Selandia Baru, Ahad (8/12).
Peringatan ini dikeluarkan oleh badan meteorologi Selandia Baru, MetService,menyusul cuaca buruk yang menghantam Selandia Baru pada akhir pekan ini yang menyebabkan banjir, penutupan sejumlah jalan protokol hingga tanah longsor.
βBadai yang disertai angin kencang membuat kondisi (di Selandia Baru) memburuk,β ungkap badan meteorologi Selandia Baru, MetService, sebagaimana dilansir Reuters.
Secara khusus, MetService, menyebut Distrik Timaru di South Island yang berada dalam kondisi darurat akibat hujan lebat yang terjadi sejak Sabtu (7/12) dan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah.
Selain Distrik Timaru, wilayah sekitar Wellington juga terdampak banjir sehingga pemerintah setempat menutup sejumlah jalan protokol dan mendesak para warga untuk menghindari wilayah laut hingga pemberitahuan lanjutan disampaikan pemerintah daerah setempat.
Radio Selandia Baru mengabarkan bahwa sejumlah wisatawan terpaksa terdampar di sebuah perkemahan di Whataroa, sebuah kota kecil di West Coast, South Island, Selandia Baru akibat terputusnya jalur protokol.
Pemilik hotel backpaker di Whataroa, Madeliene Dennehy mengatakan beberapa campervan tiba di asrama pada Ahad dini hari untuk mencari perlindungan.
βAda banjir di sana. Tetapi orang-orang tidak mengerti apa yang terjadi pada sungai-sungai kami di sini. Mereka hanya akan menjadi gila (jika memaksa untuk berwisata ke South Island dalam kondisi cuaca buruk),β pungkas Dennehy. [Mohamad Deny Irawan]


















