Medan, Gontornews– Perlombaan MTQ Nasional ke 27 memasuki tahap akhir setelah beberapa hari melalui babak penyisihan. Sebanyak 12 cabang dan 23 golongan yang dipertandingkan tinggal menunggu hasil babak penentuan atau final.
Hal ini disampaikan Ketua Koordinator Bidang Permusabaqahan dan Perhakiman MTQ Nasional ke 27 Sumatera Utara, Tengku Darmansah.
“Insya Allah hari ini seluruh perlombaan MTQ Nasional ke 27 sudah final semua. Juara umum MTQ Nasional akan dimumkan pada malam penutupan nanti yang akan dihadiri Wapres Jusuf Kalla dan Menag Lukman Hakim Saifuddin,” ujar Darmansah dilansir dari laman kemenag.go.id. Kamis, (11/10).
Menurut Darmansah yang juga menjabat Plt Kepala Kanwil Kemenag Sumut, secara umum seluruh rangkaian perlombaan MTQ Nasional dengan mengusung tema MTQ Mewujudkan Revolusi Mental Menuju Insan yang Qurani di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang berjalan dengan sukses dan lancar tanpa ada kendala berarti.
Ia menambahkan perlombaan untuk 12 cabang dan 23 golongan tersebut sukses digelar di sejumlah tempat yang sudah ditentukan. Lokus perlombaan itu teesebarΒ di Arena Utama (Sport Center Area), Lapangan Merdeka Medan, Asrama Haji, Lapangan Istana Maimun, UNIMED, UINSU Pancing, Gedung Serba Guna Indoor dan di Akademi Pariwisata.
“Seperti disampaikan Menag Lukman Hakim saat pembukaan MTQ Nasional ke 27, MTQ di Sumatera Utara menggunakan digitalisasi dalam penilaian MTQ, sehingga transparan dan bisa dilihat oleh publik yang menyaksikan semua jenis perlombaan. Jadi sampai saat ini tidak ada satu pun peserta atau kafilah yang merasa dirugikan terkait penilain dari dewan hakim,” jelas Darmansah.
Ia melanjutkan, MTQ Nasional XXVII diikuti oleh 1.555 peserta dari 34 provinsi. Ada 12 perlombaan yang digelar dalam MTQ 2018, yaitu: golongan tilawah dan qiraat sab’ah dewasa mujawwad putra/putri, golongan tilawah anak-anak dan remaja putra/putri, golongan cacat netra putra/putri dan tartil putra/putri.
Lalu golongan qiraat sab’ah dewasa murattal dan remaja murattal putra/putri, golongan 1 juz dan tilawah putra/putri serta 5 juzΒ dan tilawah putra/putri, golongan 10 juz putra/putri dan 20 juz putra/putri.
Selanjutnya, golongan 30 juz putra/putri dan tafsir bahasa Arab putra/putri, golongan tafsir bahasa Indonesia putra/putri dan tafsir bahasa Inggris putra/putri, cabang Fahmil Quran golongan putra/putri.
Ada juga lomba cabang Syahril Quran golongan putra/putri, golongan naskah putra/putri dan hiasan mushaf putra/putri serta golongan dekorasi putra/putri dan kontemporer putra/putri. Terakhir, cabang musabaqah menulis ilmiah Alquran (M2IQ) golongan putra/putri. [Al Hafidh]





















