Gaza City, Gontornews — Setidaknya tiga warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza bagian timur, menurut pejabat kesehatan Palestina.
“Serangan udara Rabu (25/7) itu juga melukai satu orang lainnya yang kini berada dalam kondisi kritis,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qudra, sebagaimana dikutip Aljazeera.
Ahmed al-Bsous (28), Ubadah Farawneh (29) dan Mohamed al-Aareer (27) meninggal karena luka-luka mereka sesaat setelah tiba di rumah sakit al-Shifa, Gaza.
Dalam sebuah posting Twitter, militer Israel mengatakan mereka menargetkan tujuh posisi Hamas di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas “serangan penembakan” yang ditembakkan ke arah tentara Israel di perbatasan.
Belum ada komentar langsung dari Hamas, kelompok yang menguasai Jalur Gaza.
Serangan itu terjadi beberapa hari setelah gencatan senjata yang ditengahi Perserikatan Bangsa-Bangsa membantu menghentikan gelombang serangan sebelumnya yang melanda Gaza pekan lalu.
Kesepakatan itu, yang juga ditengahi oleh pejabat Mesir, dirancang untuk memulihkan ketenangan dan mengakhiri serangan Israel terhadap posisi Hamas dan kekerasan lainnya yang mengakibatkan kematian empat warga Palestina dan satu tentara Israel pada hari Jumat, pekan lalu. [Rusdiono Mukri]





















