Moskow, Gontornews — Pengacara untuk dua warga negara Inggris dan satu warga Maroko yang telah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Republik Rakyat Donetsk (DPR), yang memproklamirkan diri, setelah ditangkap saat berperang untuk Ukraina sedang bersiap untuk mengajukan banding, kantor berita Rusia TASS mengatakan pada hari Kamis (23/6) dikutip dw.com.
Ketiganya divonis bersalah atas “kegiatan tentara bayaran dan melakukan tindakan yang bertujuan untuk merebut kekuasaan dan menggulingkan tatanan konstitusional DPR.”
Namun, keluarga mereka tersebut menyangkal bahwa ketiganya, yang dikontrak oleh angkatan bersenjata Ukraina, adalah tentara bayaran. Mereka tentara reguler Ukraina. Sebagai anggota tentara reguler, mereka akan dilindungi sesuai Konvensi Jenewa.[]






















