London, Gontornews – Perdana Menteri Inggris Theresa May telah mengumumkan pengunduran dirinya setelah beberapa minggu mengalami kebuntuan dan kegagalan untuk meyakinkan parlemen tentang Perjanjian Penarikan Inggris dari Uni Eropa (Brexit).
Pada Jumat (24/5) pagi, May mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemimpin Partai Konservatif pada 7 Juni. Namun dia akan tetap sebagai perdana menteri Inggris sampai penggantinya dipilih.
Langkah itu datang setelah pertemuan dengan ketua Komite 1922 yang berpengaruh dari pendukung partai Konservatifnya, yang pekan lalu memaksanya untuk mundur pada bulan Juni.
Tapi ternyata, May tidak bisa bertahan sampai Juni.
“Saya telah melakukan yang terbaik untuk mengimplementasikan hasil referendum,” katanya di luar Downing Street 10, yang telah menjadi rumahnya sejak tak lama setelah Inggris memilih keluar dari UE dengan selisih suara yang tipis.
“Saya telah melakukan semua yang saya bisa untuk meyakinkan anggota parlemen untuk mendukung kesepakatan saya,” tambah May seperti dikutip Aljazeera.
“Pengganti saya harus menemukan konsensus di parlemen.” [RM]





















