Jakarta, Gontornews β Pelaksanaan haji sudah dalam hitungan hari. Jamaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan ke Arab Saudi pada 28 Juli 2017 mendatang.
Jamaah haji Indonesia akan diterbangkan dengan Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Mereka akan menempuh masa penerbangan sekitar 9 jam sampai di Madinah untuk gelombang pertama dan Jeddah untuk gelombang kedua.
Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan jamaah saat di pesawat? Kasubag Humas Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Nirwan, Senin (17/7), berbagi tips agar calon jamaah haji nyaman dan aman di pesawat.
- Β Buat tempat duduk senyaman mungkin. Bawa barang bawaan secukupnya saja ke kabin pesawat.
- Gunakan waktu tidur secara cukup dan cermat. Jangan berlebihan karena akan berpengaruh terhadap kebugaran tubuh.
- Hindari minuman berkafein, cukup mengonsumsi air putih, jus buah, dan makanan secukupnya selama di pesawat. Minuman berkafein dikhawatirkan dapat meningkatkan rasa cemas. Makanan yang diberikan pramugari, agar langsung dimakan dan dihabiskan, Β jangan ditunda-tunda dan tidak dihabiskan.
- Gunakan selalu sabuk pengaman selama di dalam pesawat, baik dalam keadaan duduk maupun tidur.
- Β Gerakkan kaki setiap 2-3 jam duduk agar tidak kaku dan menghindari risiko DVT (Deep Vein Trombosis) tersumbatnya pembuluh darah vena akibat lepasnya bekuan-bekuan dinding pembuluh darah.
- Untuk mengurangi risiko nyeri pada telinga akibat perbedaan tekanan udara, buka mulut waktu pesawat akan naik dan turun. Permen yang dibagikan pramugari sangat berguna dengan tujuan mulut mengunyah dan terbuka waktu pesawat akan naik dan turun, sehingga diharapkan risiko telinga sakit akan berkurang.
- Jangan menahan keinginan buang air kecil selama di pesawat. Jika belum tahu cara menggunakan toilet di pesawat, tanyakan kepada awak kabin. Menahan buang air kecil selama penerbangan akan Β berisiko bagi kesehatan.
- Jangan lupa berdoa untuk keselamatan semua dan ikuti semua arahan awak kabin pesawat. [Fathurroji]


















